Minggu, 5 April 2026

Polisi Siapkan Cara Baru Menindak Angkot

Berita Terkait

batampos.co.id – Dalam rangka Operasi Patuh Seligi 2019 yang akan berlangsung selama dua pekan kedepan, jajaran Satlantas Polresta Barelang bersama dengan instansi terkait akan menyiapkan waktu khusus dalam melakukan penindakan terhadap angkutan umum (angkot) yang tidak mematuhi peraturan lalu lintas.

Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol I Putu Bayu Pati mengatakan, penertiban terhadap khusus angkot ini dilakukan karena pihak kepolisian sering mendapat keluhan dari masyarakat karena kerap terjadinya laka lantas dan tidak mematuhi aturan berlalu lintas. Selain itu, petugas juga akan melakukan penindakan terhadap sopir kendaraan umum tembak yang selama ini sangat bebas beroperasi di Batam.

“Nanti kita akan khususkan waktu dalam menindak angkutan umum dan kita mencari momen yang pas dalam melakukan penindakan terhadap angkot ini,” katanya.

Putu mengatakan, pihaknya belum bisa memberikan gambaran terkait bagaimana operasi penertiban terhadap angkota tersebut. Yang pasti dikatakannya, pihaknya akan melakukan penindakan yang berbeda dari biasanya yang dilakukan selama ini.

Angkot di Simpang Dam.
foto: batampos.co.id / rano

“Biasanya kalau kami melakukan kegiatan razia angkutan umum dan menilang lima kendaraan, kemudian mereka memberitahu kawan-kawannya yang lain dan mereka tidak jalan kalau ada razia. Maka itu, kami akan khususkan untuk menindak angkutan umum ini,” bebernya.

Sebelumnya, jajaran Sat Lantas Polresta Barelang menggelar Operasi Patuh Seligi 2019 di Batam selama dua pekan, terhitung mulai 29 Agustus hingga 11 September mendatang. Operasi ini resmi dibuka dengan apel yang dilaksanakan di lapangan apel Polresta Barelang, Rabu (28/8) lalu dengan penyematan pita tanda Operasi Patuh Seligi telah dimulai.

Dalam gelaran Operasi Zebra ini, Putu meminta masyarakat wajib memperhatikan beberapa poin penting. Diantaranya, penindakan terhadap pengemudi dibawah umur, pengemudi menggunakan ponsel, pengemudi melawan arus lalu lintas, sepeda motor berboncengan lebih dari satu penumpang, tidak menggunakan helm, menggunanakan narkoba atau mabuk dan mengemudi melebihi kecepatan.

“Taati dan patuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan kita bersama. Sihingga pada saat dilaksanakan Operasi Zebra, masyarakat tidak usah takut, tidak usah risih, karena kalau lengkap pasti aman,” imbuhnya. (gie)

Update