batampos.co.id – Komite Perdamaian Dunia bekerjasama dengan Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP), memberikan gelar Tokoh Perdamaian Nusantara kepada staff khusus presiden RI bidang Otsus Papua, Lennis Kogoya, Kamis (29/8/2019) di Jakarta.
Dari rilis yang diterima batampos.co.id, pemberian gelar tersebut gagasan dari KBPP Polri, dan referensi Irjen Purn Anton Charliyan selaku pembina KBPP.
“Kami melakukan penulusuran akhirnya mendapatkan kesimpulan bahwasannya saudara Lennis Kogoya selalu proaktif merajut perdamaian khususnya di wilayah timur Indonesia,” ujar Irjen Purn Anton Charliyan.
Kata dia, berbagai prestasi telah diperoleh oleh Lennis Kogoya jauh sebelum diangkat menjadi Staff Khusus Presiden RI.
Maka lanjutnya, sesuai dengan putusan sidang komite dan persetujuan Presiden Komite Perdamaian Dunia 202 negara, Djuyoto Suntani, akhirnya diputuskan untuk memberikan gelar Tokoh Perdamaian Nusantara kepada Lennis.

Menurut Anton, Lennis Kogoya sangat layak menerima gelar Tokoh Perdamaian Nusantara. Karena prestasi dan sepak terjangnya terkait perdamaian wilayah timur indonesia sudah di lakukan sejak lama.
“Oleh karena itu kami menggagas gelar ini dan berkolaborasi dgn komite perdamaian dunia memberikan gelar kehormatan ini,” jelasnya.
Direktur Pengembangan Komite Perdamaian Dunia, Jeffrey Tan, mengatakan, saat ini Presiden Komite Perdamaian Dunia 202 negara, Djuyoto Suntani, sedang berada di Dubai untuk meresmikan asosiasi blockchain internasional.
“Karena itu kami mewakili masyarakat internasional 202 negara hari ini menyerahkan gelar kehormatan ini,” tambahnya.
Disela acara, Presiden Komite Perdamaian Dunia, Djuyoto Suntani menyempatkan diri menyapa dan memberikan ucapan selamat serta menitipkan pesan perdamaian kepada Lennis Kogoyo melalui video conference.
Dalam kesempatan yang sama Lennis Kogoya juga dilantik menjadi anggota kehormatan KBPP Polri.(gga)
