batampos.co.id – Kementrian Pariwisata (Kemenpar) RI meminta Pemerintah Provinsi Kepri bersama kabupaten dan kota memperkuat tourism hub untuk menarik wisatawan mancanegara ke Kepri.
Kepala Biro Komunikasi Publik (Komblik) Kemenpar RI, Guntur Sakti, mengatakan, tourism hub penjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan kehadiran wisman di Kepri. Tidak hanya itu ia meminta daerah juga terus meningkatkan gelaran atraksi.
“Hub tourism kita itu Singapura, Malaysia, Thailand dan Filipina. Kita harus perkuat ini,” ucap dia Sabtu (31/8) malam.
Ia menerangkan, adapun caranya adalah dengan cara meningkatkan promosi di empat negara itu.
Menurut dia, posisi strategis Kepri cukup memungkinkan untuk mudah dikunjungi wisatawan.
“Harus kita perbanyak promosi ke tourism hub, untuk mempengaruhi orang yang ada dikantong ini untuk datang ke Indonesia dan paling dekat itu di Kepri,” terangnya.
Sementara di Kepri sendiri, untuk meningkatkan daya tarik, maka Kepri perlu memperbanyak atraksi wisata.

Terutama untuk daerah di luar Batam dan Bintan. Dinilai, Batam dan Bintan selama ini konsisten dengan kegiatan atraksi pariwisata.
“Yang menurun itu, Karimun. Tanjungpinang sudah ada akses laut dan udara, sama dengan Bintan,” jelasnya.
“Tapi atraksi di Bintan jauh lebih banyak. Bintan tiap tahun konsisten dengan menggelar atraksinya,” bebernya.
Sementara untuk long of stay, diakui untuk Singapura dan Malaysia, sulit untuk ditingkatkan.
Alasannya, sejak dulu dari dua negara itu seperti itu sejak dulu, karena kedekatan letak geografis.
Hal yang sama juga disebut terjadi di negara-negara lain yang berdekatan dengan negara tetangganya.
“Long of stay untuk kawasan border seperti Kepri, tidak akan lama. Dimana-mana negara demikian,” paparnya.
“Karena memang ada faktor kedekatan jarak. Biasanya dua hari. Tapi kalau mau memperpanjang lama tinggal, harus diperbanyak atraksi,” imbuhnya lagi.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, menyambut baik masukan tersebut.
Ia bahkan ia mengatakan perihal promosi sudah dilakukan dalam rangka memperkuat tourism hub.
“Salah satunya kami gelar table top di Johor beberapa waktu. Kami pun berterima kasih kepada provinsi maupu kementrian telah membantu mempromosikan Batam,” kata dia.
Selanjutnya, ketika datang ke Batam para wisatawan akan dibuat senyaman mungkin. Kini pemko Batam tengah meningkatkan aksesbilitas dengan membangun jalan, pedestrian hingga taman.
“Juga amenitas dan atraksi terus ditingkatkan. Kami buat nyaman, tidak macet, makan yang enak ada di batam. Juga hotelnya yang nyaman. Untuk turis bisa nikmati gelar berbagai iven,” papar dia.
Tidak hanya itu, Batam juga siap menjadi penghubung bagi wisatawan yang hendak ke daerah di luar Batam, baik di dalam Keperi maupun daerah lain.
“Jadi bukan lagi dari Singapura langsung balik. Mereka bisa ke daerah-daerah lain,” imbuhnya.(iza)
