batampos.co.id – Ketua Persatuan Pemuda Tempatan (Perpat) Kota Batam, Ismail Syah Alam, bersama jajaran berkunjung ke redaksi Batam Pos.
Kunjungan ini dalam rangka silaturahmi sekaligus memperkenalkan kepengurusan baru Perpat Kota Batam.
”Saya yang baru satu bulan memimpin Perpat Batam ingin bersilaturahmi dengan Batam Pos. Kita sama-sama tau Batam Pos menjadi media terbesar di Kepri,” kata Ismail, Rabu (3/8/2019).
Ismal mengaku, selama Perpat berdiri belum pernah bersilaturahmi dengan Batam Pos. Baru di bawah kepemimpinannya silaturahmi itu baru bisa diwujudkan.
Sebagai media di Kepri, ia berharap Batam Pos bisa menjadi penyambung lidah masyarakat, khususnya yang ada di hinterland.
”Kita lihat pembangunan infrastuktur pelebaran jalan dan pembangunan sekolah dilakukan di mana-mana,” jelasnya.
“Tapi itu tidak cukup karena masih banyak anak-anak khususnya di pulau tidak bisa melanjutkan pendidikannya. Oleh sebab itu, kita ingin peran serta media Batam Pos khusus untuk menyambung lidah apa yang jadi kebutuhan anak-anak kita di pulau,” kata-nya lagi.

Diakuinya, banyak yang menjadikan kondisi anak-anak pulau sebagai objek foto semata. Sementara itu, tidak ada solusi bagi mereka.
”Yang perlu diangkat itu solusi bagi mereka, bukan hanya sebagai objek foto semata,” paparnya.
“Sebagai media kebanggaan masyarakat Kepri, kami harap Batam Pos bisa memberikan solusi dari penyambung lidah masyarakat ini,” harapnya.
Dalam kesempatan itu, Pemimpin Redaksi Batam Pos, Muhammad Iqbal, menyampaikan, Batam Pos terbuka untuk semua pihak.
Hanya saja, produk jurnalistik yang dihasilkan Batam Pos diatur oleh Undang-Undang Jurnalistik.
”Untuk soal liputan anak-anak hinterland, Batam Pos mungkin paling banyak,” ujarnya.
“Batam Pos selalu peduli kesana, tak hanya di hinterland Batam, di Dabo dan Natuna sampai kita tulis di koran hingga kita buat bukunya,” kata Iqbal.
Sementara itu, Dirut Batam Pos, Candra Ibrahim, menambahkan, Batam Pos termasuk media yang sangat konsen pada masyarakat hinterland.
Batam Pos sendiri, lanjutnya, selalu siap menggandeng Perpat untuk kemajuan anak-anak pulau, semisal menggandeng perpat pada saat ada event di pulau.
”Kita siap untuk bantu publikasikan. Saya pikir Batam Pos yang paling unggul karena dari awal kita konsen ke arah sana,” katanya.
Termasuk dalam membicarakan Batam ini ke depan. Candra mengakui, pembangunan infrastuktur penting, tapi jangan lupa pembangunan kerakyatan semisal pembangunan ekonomi masyarakat, UMKM juga tak kalah penting.(rng)
