batampos.co.id – Warga perumahan Ricci, Marina heboh, Selasa (3/9/2019) pagi. Dua pria yang mengendarai sepeda motor becak terlibat aksi kejar-kejaran dengan warga.
Dua pria tersebut adalah pemulung yang tertangkap basah memotong spandek rumah salah seorang warga di perumahan tersebut.
Keduanya mencoba kabur sehingga diikuti warga sampai ke jalan R Suprapto depan perumaha Genta, Batuaji.
Informasi yang didapat aksi kejar-kejaran dengan dua pemulung ini berlangsung dramatis.
Bahkan beberapa anggota Polri dan TNI ikut memburu kedua pelaku. Kedua pemulung kabur melalui jalan raya sehingga menyulitkan mereka yang mengejar.
“Pontang panting pokoknya, bodi dan muatan becak bercopotan di sepanjang jalan. Kencang mereka kabur,” ujar Agus, seorang warga yang turut mengejar dua pelaku.
Aksi kejar-kejaran melalui jalan raya ini menyita perhatian banyak pengendara termasuk beberapa anggota TNI dan polisi yang kebetulan melintas di jalan yang sama.

Ada sekitar empat sampai lima orang aparat yang turut mengejar kedua pelaku yang kebut-kebutan di jalan raya tersebut.
Keduanya baru berhasil diamankan di depan perumahan Puri Niaga Batuaji, karena terjebak macet. Satu pelaku berhasil diamankan sementara satu lagi kabur.
Pelaku yang diamankan bernama Ibet, 36. Dia mengaku takut karena diburu warga sehingga nekat melaju di jalan raya.
“Daripada saya di massa mendingan kabur. Kawan saya lari saat becak tak bisa gerak lagi,” ujarnya.
Saat berada di perumahan Ricci, kata Ibet, keduanya berniat mencari barang-barang bekas.
Namun saat masuk ke salah satu blok mereka mendapati ada rumah yang kosong dan sepi.
Di rumah tak berpenghuni ini ada tumpukan spandek sehingga muncul niat mereka untuk bawa pulang.
“Baru mau potong (spandek) ada yang tariak maling makanya kami kabur,” ujarnya.
Ibet mulanya diamankan ke Mapolsek Batuaji, namun karena kejadian perkara di wilayah hukum Mapolsek Sekupang sehingga diserahkan ke Polsek Sekupang.
“Kita hanya amankan agar tidak diamuk massa, selanjutnya diserahkan ke Polsek Sekupang,” ujar Kapolsek Batuaji, Kompol Syafruddin Dalimunthe.(eja)
