Selasa, 7 April 2026

Wali Kota Batam: Bea Cukai Kewalahan Dengan FTZ Menyeluruh

Berita Terkait

batampos.co.id – Status Free Trade Zone (FTZ) menyeluruh bagi Kota Batam disebut akan sulit untuk mengontrol keluar masuk barang ke kota industri tersebut.

“Bea cukai kewalahan dengan FTZ yang menyeluruh ini. Kalau KEK yang khusus itu sistem yang kita kontrol yang bicara bukan petugas,” kata Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, kemarin.

Menurut Rudi, pihaknya juga sudah sepakat terkait penerapan KEK yang merupakan arahan langsung Presiden, Joko Widodo tersebut.

Menurut dia, dengan KEK aktivitas keluar masuk barang jadi lebih terarah.

“(KEK) saya sudah ACC, seperti ada di Nongsa. Kalau KEK, negara hanya cukup hitung di atas layar,” kata dia.

Ilustrasi kawasan industri di Kota Batam. Foto: Dokumentasi Batam Pos

Ia meminta, kebijakan presiden tersebut tidak dipolitisir. Bahkan, ia menegaskan, dirinya tidak memiliki kepentingan apapun selain demi majunya Kota Batam.

“Yang mengkaitkan dengan politik, yang mempunyai kepentingan sebetulnya. Kita ribut-ribut, Batam sendiri yang rugi,” ucap dia.

Sebelumnya, Rudi mengungkapkan jika Batam tetap menjadi daerah FTZ.

Namun sebagian daerah, khususnya kawasan tertentu akan menjadi KEK.

Kondisi Batam kedepan itu diakui Rudi, disampaikan sendiri, Presiden RI, Joko Widodo.

Sehingga kedepan, atas status Batam tidak akan mengganggu pengusaha dan masyarakat.

Diharapkan, dengan pendirian KEK di Batam, akan mendorong pertumbuhan industri.(iza)

Update