batampos.co.id – Program bursa kerja dinilai tidak terlalu banyak membantu para pencari kerja (Pencaker) di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kota Batam, Rudi Syakyakirti, mengatakan, pihaknya pun belum akan melaksanakan bursa kerja pada tahun ini.

“bursa kerja kurang membantu pencaker mendapat pekerjaan,” kata dia, Kamis (6/9/2019).

Kata dia, beberapa waktu lalu pernah dilaksnakan program bursa kerja. Hasilnya para pencaker memadati bursa kerja.

Namun yang diserap tidak sesuai dengan harapan Disnaker.

“Hal ini karena pencaker banyak tidak memenuhi persyaratan,” terangnya.

Ratusan pencaker berebut memasukkan lamaran di MPH Batamindo, Mukakuning, beberapa waktu lalu. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Maka dari itu, ia berharap pencaker membekali diri dengan keterampilan yang dibutuhkan sektor industri di Batam.

Kebanyakan pencaker yang ada saat ini hanya untuk level operator, sedangkan lowongan kerja tidak banyak dibuka.

”Yang datang itu mayoritas tamatan SMA jadi persaingan ketat, lihat saja di MPH itu, setiap hari ada ratusan yang nyari kerja,” sebut Rudi.

Lanjutnya, belum ada perkembangan yang siginifikan terkait lowongan yang tersedia, terutama di sektor industri dan perkapalan.

Informasi lowongan yang tersedia saat ini belum banyak sehingga tidak bisa mengakomodir pencaker yang mencapai ribuan ini.

”Ada lowongan tapi tak banyak. Makanya peluang ke Jepang ini bisa menjadi kesempatan bagi pencaker,” tambahnya.(yui)