Selasa, 28 April 2026

Pak Polisi Tolong Dong Tindak Tegas Sopir Angkot yang Ugal-ugalan

Berita Terkait

batampos.co.id – Rina, seorang ibu rumah tangga di Marina, Tanjungriau nyaris menjadi korban kebrutalan angkot yang beroperasi di skeitar kawasan Batuaji, Kamis (5/9/2019) malam.

Rina yang berboncengan dengan dua anaknya menggunakan sepeda motor, hampir saja ditabrak angkot yang menerobos lampu pengatur arus lalulintas di Simpang Basecamp, Batuaji sekitar pukul 21.00 WIB.

Rina dan pengendara lain yang ada di persimpang itu tampak syok. Sebab bodi bagian depan angkot sangat rapat dengan sepeda motor yang dikendarai oleh Rina.

Jika tidak sigap, Rina dan kedua anaknya pasti terjatuh dan dilindas angkot tersebut.

Meskipun mengancam keselamatan pengendara lain, sopir angkot tidak berhenti. Ia justru memain-mainkan gas kendaraannya dan kabur ke arah Mukakuning.

Sebagian warga yang geram sempat mengumpat sang sopir angkot sebab aksi brutalnya dilakukan secara sadar dan disengajakan.

“Ibu itu lurus dari Mukakuning menuju Marina kebetulan memang lampu hijau, angkot itu dari Tanjunguncang ke arah Mukakuning,” ujar Yuni, seorang warga di lokasi kejadian.

“Bukannya berhenti (karena lampu kuning) dia malah ngebut mau nabrak ibu ini,” kata dia.

Ilustrasi angkot di Kota Batam. Kamis (5/9/2019) malam, Rina, seorang warga nyaris menjadi korban kecelakaan lalulintas karena arogansi sopir angkota saat membawa kendaraannya di Simpang Basecamp. Foto: dokumentasi batampos.co.id

Untungnya lanjut Yuni, Rina bisa menghindar dari angkot tersebut. Dengan adanya kejadian itu, pengguna jalan di kawasan Batuaji meminta pihak berwenang menindak tegas sopir angkot yang brutal.

Warga juga menyarankan operasi seligi dari kepolisin menyayasar angkot-angkot yang ada di Batuaji dan Sagulung.

“Sopir angkot merasa di atas angin, karena selama ini tak pernah ditindak,” ujar Fadli, warga lain dengan kesal.

“Tilang yang dilakukan polisi saat ini hanya pemotor dan mobil pribadi. Kalau angkot ma bebas. Lewatpun tempat razia lolos mereka,” kata dia lagi.

Pantauan di lapangan batampos.co.id di kawasan Sagulung dan Batuaji, sama seperti waktu sebelumnya.

Para sopir angkot seolah menjadi penguasa jalanan. Kapan dan dimana saja bisa para sopir angkot bebas berhenti dan kebut-kebutan.

Lampu Lalulintas ataupun rambu dilarang berhenti tak berlaku di mata sopir angkot. Contohnya di Simpang Panbil.

Meskipun ada pos polisi lalulintas, angkot tetap bebas ngetem di lokasi dilarang berhenti itu.

Hal itu sangat mengganggu kelancaran arus lalulintas karena menyebabkan kemacetan panjang.(eja)

Update