batampos.co.id – Satu lagi jemaah haji (JH) debarkasi Batam wafat di Tanah Suci, atas nama Sabar Ramli Badu Kuntji, asal Kabupaten Kerinci, Jambi dari Kloter 26.

Media Centre Haji (MCH) Debarkasi Batam menyampaikan, almarhum wafat di Rumah Sakit King Faisal, Makkah pada Rabu (4/9/2019) sekitar pukul 16.00 waktu setempat dan dima-kamkan di Sharay, Makkah.

Dengan demikian, hingga Jumat (6/9/2019) sudah 38 orang jemaah embarkasi/debarkasi Batam wafat di Arab Saudi.

Jemaah yang wafat tersebut berasal dari Kepri 5 jemaah, Jambi 15 jemaah, Riau 10 jemaah, dan Kalimantan Barat 8 jemaah.

”Dari data yang masuk, jemaah kita yang wafat di Tanah Suci bertambah jadi 38 orang,” kata Humas dan Informasi PPIH Embarkasi Hang Nadim Batam Syahbudi.

Jemaah haji kloter pertama asal Kepri debarkasi Batam tiba di Asrama Haji Batam, Minggu (18/8/2019). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

Sementara itu hingga hari ini debarkasi Batam telah memulangkan 20 kloter dari 29 kloter. Kamis malam, (5/8/2019) kloter 20 debarkasi Batam tiba di Batam sekitar pukul 21.00 WIB dengan pesawat Saudi Arabian Airlines nomor penerbangan SV 5500.

Kloter 20 merupakan JCH asal Riau gabungan jemaah asal Kabupaten Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, Pela-lawan, Rokan Hilir, Indragiri Hulu, Pekanbaru, Kampar, Siak, Rokan Hulu, Dumai, dan Bengkalis.

Diketahui, saat berangkat ke Tanah Suci pada Rabu (24/7/2019) lalu, jumlah jemaah Kloter 20 sebanyak 445 orang termasuk petugas kloter. Namun, saat pulang jumlah jemaah 434 orang termasuk petugas.

Lalu, ada dua jemaah yang dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi, yakni, Hasnah binti Zainudin Indo asal Bengkalis, Riau, yang dirawat di RS King Faisal.

Yakni, Abdul Latif bin Mohammad Tohir, asal Indragiri Hilir, Riau, dirawat di RS Ohud.(rng)