batampos.co.id – Jumlah pencari kerja di Batam cukup tinggi. Setiap harinya hampir ribuan pencari kerja (pencaker) mendatangi lokasi lowongan kerja di Multi Purpose Hall (MPH) Batamindo, Mukakuning. Namun lowongan kerja terbatas.
Informasi yang didapat Batam Pos di lapangan, perusahaan membatasi usia calon pekerja, yakni yang diterima minimal umur 18 tahun dan maksimal umur 23 tahun.Namun, sebagian pencaker, rata-rata sudah di atas umur 23 tahun.
“Jika ada lowongan, saya langsung lihat persyaratan umurnya. Jika masih di terima 24 tahun, saya masih ada harapan,” ucap Rini, 24, mantan karyawan Patlite, Sabtu (7/9).
Ia mengaku sangat kewalahan mencari kerja. Sejak putus kontrak kerja dua bulan lalu, dirinya selalu menunggu perusahaan yang menerima karyawan umur 24 tahun.
Puluhan berkas lamaran ia kirim namun tak kunjung ada panggilan.
“Jarang sekali perusahaan datang buka lowongan ke sini, paling yang diambil 20 tahun ke bawah,” ucapnya.

Rini mengaku, persaingan kerja saat ini semakin ketat. Apalagi perusahaan sangat selektif merekrut karyawan. Tak hanya skill, perusahaan juga mempertimbangkan dari sisi umur serta fisik seperti tinggi badan.
”Kami pun merasa tak percaya diri. Sebab perusahaan mengutamakan yang usia masih muda. Kalau untuk kemampuan atau skill, kami tak kalah dengan mereka yang muda-muda,” terangnya.
Sementara itu, pencaker lainnya mendapat kabar bursa kerja yang akan ditawarkan Disnaker Batam. Para pencaker ini kurang yakin, sebab kebanyakan pencaker yang ada saat ini hanya untuk level operator, dan tidak banyak perusahaan yang buka lowongan.
”Kondisinya malah berbalik, saat ini yang dibutuhkan level oparator tapi lowongan yang ada tak sebanding dengan jumlah pencaker saat ini. Jadi serba bingung, tak miliki pengalaman kerja bisa dipastikan tak akan dilirik perusahaan. Namun, kalau usai sudah di atas 25 tahun meski memiliki pengalaman kerja juga tak akan dipakai karena perusahaan juga mempertimbangkan menggunakan tenaga yang masih muda,” ujar Andika, mantan teknisi galangan kapal. (azs)
