batampos.co.id – Panitia Khusus Pembentukan Tata Tertib (Tatib) DPRD Kota Batam belajar ke DPRD Bogor, Selasa (10/9/2019).

Pansus beranggapan Tatib DPRD Batam yang digunakan sebagai pedoman kerja selama periode 2014-2019 masih perlu disempurnakan.

“Jadi hanya satu hari saja di sana. Senin kita berangkat, Selasa (kemarin) kita kunjungan dan Rabu sudah kembali ke Batam,” kata Ketua Pansus, Aman dari PKB.

Aman mengatakan, bogor dipilih sebagai tujuan kunjungan kerja, karena sudah lebih dulu ada Tatibnya.

Meski memang Tatib di sana tidak semuanya akan langsung diadopsi. Akan ada beberapa pasal kemungkinan yang akan disesuaikan.

“Nanti setelah selesai dari sini (Bogor) kita akan menggesa supaya Tatib DPRD Kota Batam bisa langsung disahkan sebagai pedoman kerja untuk lima tahun mendatang,” katanya.

Suasana pelantikan anggota DPRD Batam 2019-2024. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Ia mengatakan ada puluhan anggota dewan yang tergabung dalam Pansus ini. Dipastikan ratusan juta APBD dikeluarkan untuk membiayai pansus tersebut.

Sudah termasuk untuk pembelian tiket dan akomodasi anggota Pansus selama kunjungan kerja.

Tumbur Hutasoit, anggota DPRD dari Fraksi Hanura mengatakan, berangkat ke Bogor atas perintah partai.

Ia mengaku agenda tersebut penting karena menyangkut dengan pedoman kerja DPRD selama lima tahun kedepan.

Sementara itu, sekretaris DPRD Kota Batam, Asril, mengatakan, kunjungan kerja tersebut sama dengan kunjungan kerja biasanya. Di mana anggaran yang akan dikeluarkan sekretariat juga sama.

“Sama jenis kunjungannya. Jadi biaya yang dikeluarkan juga sama,” jelasnya.

“Kita keluarkan tiket untuk semua anggota dewan dan pendamping. Kemudian hotel dan uang saku. Kalau total nilainya saya kurang tahu,” katanya.(ian)