batampos.co.id – Betulkah ada 50 start up di Nongsa Digital Park? Direktur NDP, Nara Dewa, mengatakan, di tempatnya yang ada hanya 300 putra-putri Indonesia yang bekerja di perusahaan internasional dan berkantor di NDP.

Menurutnya, tidak ada kantor start up yang beroperasi di NDP. Hanya saja NDP menyediakan ruang untuk para pekerja muda Indonesia yang bekerja di start up asing.

“Di sini tidak ada beroperasi 50 start up, yang ada hanya pekerjanya saja jumlah sekitar 300 orang dan semuanya WNI (Warga Negara Indonesia),” katanya kepada batampos.co.id, Rabu (11/9/2019).

Daftar nama start up asing yang ada di Nongsa Digital Park, Kota Batam. Foto: Haris/batampos.co.id

Kata dia, sebelum bekerja di perusahaan start up asing, para pekerja muda itu diberikan pelatihan selama 10 minggu tanpa dipungut biaya di Infinite Learning.

Di Infinite Learning kata dia, para pekeja muda itu diberikan pelatihan mengenai IT, software, coding, design, web developer dan berbagai pempograman lainnya.

Sehingga nantinya memiliki kemampuan yang mumpuni di bidang digital.

“Kita yang mencari mereka (pekerja) setelah lulus pelatihan kita akan menawarkan mereka kepada perusahaan start up dan jika terpilih mereka akan bekerja dengan start up asing dan berkantor di sini,” kata dia lagi.

Nara Dewa menjelaskan, NDP dan Infinite Learnimng, merupakan program lanjutan dari pengembangan Kinema Studio Nongsa di bawah PT Kinema Systrans Multimedia, pusat industri kreatif yang telah menghasilkan ratusan film dan kartun yang telah tayang di berbagai negara.(esa)