batampos.co.id – Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Batam meninjau progres menara pandang Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah jelang uji coba yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

Kepala DCKTR Batam, Suhar, mengatakan, pihaknya sudah meminta dengan operator untuk meninjau progres menara pandang tersebut.

Ia menjelaskan, fasilitas menara pandang ini merupakan salah satu yang diunggulkan selain bangunan masjid.

Ia bersama Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, mengecek fasilitas lift yang akan digunakan pengunjung untuk menuju puncak menara pandang.

”Sudah lumayan progresnya. Nanti akan dilanjutkan uji kelayakan oleh operator proyek,” ujarnya.

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah di Batuaji berdiri menjulang dengan menara pandang setinggi 99 meter. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Sebelum difungsikan kata dia, keamanan dan kenyamanan lift harus diuji terlebih dahulu. Menurut Suhar, pihak operator menyampaikan bahwa dalam beberapa hari ini, menara pandang akan menjalani uji kelayakan.

”Mudah-mudahan tidak ada kendala dan dilanjutkan tahap uji coba,” sebutnya.

Lift itu kata dia, akan membawa pengunjung menikmati keindahan dari ketinggian 99 meter.

Keberadaan menara ini merupakan salah satu daya tarik yang ditawarkan kepada pengunjung.

Suhar mengungkapkan, berbagai fasilitas pendukung terus dilengkapi demi kenyamanan pengunjung.

Infrastruktur bangunan masjid juga terus dikebut sesuai dengan target penye-lesaian tahun ini.

”Sesuai de-ngan kontrak pengerjaan akan berakhir 30 November mendatang. Meskipun begitu tanggal 20 mendatang sudah cek final,” ujarnya.(yui)