batampos.co.id – Upaya Kecamatan Sagulung untuk mengatasi banjir dengan pemasangan box culvert pada saluran drainase ditentang warga Perumahan Griya Batuaji Asri RW 20.

Warga meminta agar saluran drainase tidak diarahkan ke komplek perumahan mereka.

Box cuvert akan dialiri air dari Perumahan Putri Hijau dan tembus ke Perumahan Griya Batuaji Asri,” ucap Rudi, warga Perumahan Griya Batuaji Asri RW 20, Jumat (13/9/2019).

Bukan tanpa alasan, warga menolak pemasangan box cuvert lantaran mereka khawatir akan terjadi banjir di RW 16, RW 18 dan RW 20 Perumahan Griya Batuaji Asri.

Adapun box cuvert ini akan di pasang di bawah jalan Putri Hijau dan memiliki panjang sekitar 10 meter serta lebar 4 meter.

Menurutnya, jika pemasangan box cuvert sudah dilakukan, maka semua pembuangan air dari Perumahan Putri Hijau akan bermuara ke Perumahan Griya Batuaji Asri.

Sementara itu, RW 20, RW 18 dan RW 16 Perumahan Griya Batuaji Asri sudah sering banjir

“Di belakang perumahan kami sudah laut, jika air laut pasang, air akan naik ke jalan raya,” kata dia lagi.

“Di tambah lagi kalau turun hujan, maka semua pembuangan¬† air akan mengarah ke RW 20 hingga menyebabkan banjir,” terangnya lagi.

Selama ini lanjutnya, Perumahan Griya Batuaji Asri dan Perumahan Putri Hijau memiliki pembuangan air tersendiri.

Alat berat yang akan memasang box culvert di bawah Jalan Putri Hijau Kota Batam. Warga Perumahan Griya Batuaji Asri RW 20 menolak pemasangan box culvert karena khawatir area mereka justru akan banjir saat turun hujan. Foto: Azis Maulana/batampos.co.id

Bahkan di komplek Putri Hijau sangat jarang terjadi banjir. Rencana  pemerintah untuk memasang box culvert di bawah jalan Putri Hijau pun hanya menimbulkan banjir di area Perumahan Griya Batuaji Asri.

“Kalau bisa, pembuangan air Perumahan Putri Hijau dan Griya Batuaji Asri di buat tersendiri. Jika nantinya air laut pasang dan di tambah turun hujan, maka rumah warga di RW 20 akan banjir total,” tuturnya

Sementara itu, warga Perumahan Putri Hijau mengatakan, di komplek mereka tidak pernah banjir. Bahkan jika box cuvert di bangun, maka tidak ada pengaruhnya bagi warga yang tinggal di Putri Hijau.

“Jika box cuvert itu di pasang atau tidak, Perumahan Putri Hijau tak bakalan banjir,” sebut salah satu warga.

Kasi Trantib Kecamatan Sagulung, Jamil, mengatakan, drainase di sekitaran Putri Hijau dan Griya Batuaji Asri, sudah di buat permanen.

Baik di pinggir jalan maupun di bawah jalan raya. Namun kata dia, saat pemotongan jalan untuk pemasangan box cuvert, warga RW 20 menentang.

“Sebelumnya sudah dilakukan mediasi dengan perangkat dan masyarakat, pemasangan box cuvert ini pun sifatnya berkelanjutan dan tak bakal merugikan warga,” jelasnya

Meski pengorekan jalan sempat terhenti, namun pengerjaan tetap di lakukan. Satu alat berat di turunkan ke lokasi. Jalan yang dulunya beraspal langsung di korek sambil di saksikan oleh warga sekitar

Menurut Jamil, pihak Kecamatan Sagulung sudah mengkaji wilayah Perumahan Griya Batuaji Asri.

Memang dulunya wilayah tersebut kerap banjir karena dulunya masih menggunakan drainase alami.

“Tapi sekarang sudah di bangun drainase yang bisa menampung air. Kita sudah antisipasi supaya tak banjir,” ujarnya

Ia melanjutkan, banjir menjadi tanggung jawab Pemerintah. Karena itu, warga harus mendukung pembangunan drainase, termasuk pemasangan box cuvert.

Kalau ada pemasalahan lanjutnya, harus diselesaikan dengan duduk bersama agar tidak berjalan sepihak

“Pembangunan drainase ini bukan untuk kepentingan sepihak, tapi ini demi kepentingan umum. Untuk itu, warga harus mendukungnya,”tegasnya.

Sekretaris Camat Sagulung, Hardianus, menuturkan, dalam pengerjaannya ternyata ada warga yang tidak terima dengan alasan pembangunan drainase tersebut dikuatirkan akan menimbulkan banjir di wilayah tersebut.

Namun kata dia, pemerintah tetap melaksanakan proyek tersebut.

“Kita akan cepat tanggap apabila ada banjir di lokasi tersebut,” tutupnya.(cr1)