batampos.co.id – Masjid Sultan Mahmud Riyad Syah di Tanjunguncang telah siap dibuka untuk umum. Pembangunan gedung hingga fasilitas penunjang masjid yang besar dan megah se-Sumatera tersebut telah siap digunakan.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, kebutuhan air untuk ibadah diyakini tidak akan menjadi masalah. Masjid tersebut kata dia, memiliki bak penampung air raksasa.
“Air telah dipersiakan dengan baik, ada bak penampung yang kapasitas airnya sudah diperhitungkan dengan jumlah jemaah,” ujar Rudi saat memimpin gotong royong bersama seluruh pagawai dan jajaran Pemko Batam di lokasi Masjid, Senin (16/9/2019).
“Tidak ada prioritas khusus, pipanya sama dengan warga Tanjunguncang pada umumnya, cuma di sini ada bak penampung yang akan menampung air hingga 25 jam,” jelasnya lagi.

Begitu juga dengan halaman parkir, masjid yang berada di atas lahan lima hektare itu memiliki lapangan parkir yang cukup luas.
“Panitia yakni pak Sekda dan Asisten I sudah melaporkan semuanya beres, tinggal dipakai dan dijaga saja masjid ini,” ujarnya.
“Ini kebanggaan kita bersama jadi harus benar-benar dijaga,” tutur Rudi lagi.
Masjid Sultan Mahmud Riyad Syah merupakan masjid terbesar di Sumatera yang mengusung konsep tempat wisata religi.
Masjid ini cukup luas dengan tiga lantai dan memiliki menara pandang. Dari atas menara tersebut para pengunjung dapat melihat Kota Batam dan sebagian negara Singapura.
Semenjak pembangunan rampung, Masjid ini jadi daya pikat sendiri bagi siapa saja yang melintas di jalan Brigejan Katamso, Tanjunguncang. Setiap saat ada saja masyarakat yang mendekati lokasi masjid untuk swafoto.
Masjid tersebut akan dibuka untuk umum mulai 20 September 2019 mendatang.(eja)
