Selasa, 28 April 2026

Pelebaran Jalan Diponegoro Sudah Tahap Pengaspalan

Berita Terkait

batampos.co.id – Proyek peningkatan jalan Diponegoro, Seitemiang dari Kementerian Perkerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah hampir rampung.

Proyek jalan dua jalur ini berakhir di depan Taman Pemakaman Umum (TPU) Seitemiang dari Seiharapan Sekupang.

Wali kota Batam, Muhammad Rudi, menyebutkan jalur jalan selanjutnya dari simpang TPU hingga simpang Tobing akan dilanjutkan pada 2020 mendatang.

“Sesuai anggaran, untuk yang saat ini sampai di depan pemakaman (TPU), selanjutnya tahun depan,” kata Rudi, Senin (16/9/2019).

Kata Rudi, proyek peningkatan akses jalan berupa penambahan jalur Batuaji-Sekupang untuk jalan dua jalur ini dikerjakan bertahap.

Pantauan di lapangan, proyek dari pemerintah pusat ini terus berjalan. Pengerjaan sudah memasuki tahapan pengaspalan.

Pengaspalan jalan baru untuk jalur Batuaji-Sekupang ini sudah memasuki lokasi hutan mata kucing dari Seiharapan Sekupang.

Sementara pembukaan akses jalan baru sampai depan Taman Pemakaman Umum (TPU) Seitemiang.

Pengendara melintas di Jalan Diponegoro, Sekupang, yang baru dibuka, Jumat (13/9/2019). Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Jalan Diponegoro yang menghubungkan wilayah Batuaji dan Sekupang ini dipredikasi rampung dalam waktu dekat ini.

“Sementara inilah yang kami kerjakan dan sudah masuk tahap pengaspalan,” ujar seorang pengawasa proyek di lapangan yang tak mau menyebutkan namanya.

“Selanjutnya masih nunggu instruksi dari pihak pengadaan proyek,” kata dia lagi.

Rampungnya proyek jalan dua jalur Seitemiang tersebut sangat dinantikan para pengguna jalan.

Jalan dua jalur dianggap perlu sebab selama ini jalan Seitemiang yang masih sistem satu jalur dua lajur, kerap menyebabkan kemacetan dan kecelakaan lalulintas.

Masyarakat mendambakan jalan dua jalur untuk kelancaran dan keselamatan berlalulintas.

“Biar lebar dan luas, sudah sangat padat kendaraan yang lintasi jalan ini,” kata Rizan, pengendara sepeda motor yang kerap menggunakan ruas jalan tersebut.

“Kalau tetap satu jalur maka kecelakaan dan kemacetan tetap terjadi,” paparnya lagi.(eja)

Update