batampos.co.id – Pihak sekolah swasta yang salah satu gurunya diduga melakukan tindakan asusila kepada siswa perempuannya, melakukan pembekalan dan psikotes mental terhadap 30 guru dan ustaz.
Pembekalan dilaksanakan pihak sekolah bekerjasama dengan dengan Komisi Perlidungan Perempuan dan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kepri.
Ketua KPPAD Provinsi Kepri, Eri Syahrial, mengatakan, program tersebut diberinama pembekalan mental menuju guru ramah anak.

“Ini untuk mengantisipasi agar tak lagi terulang kejadian serupa yang dilakukan oleh oknum guru kepada murid perempuannya,” ujarnya, Selasa (17/9/2019).
Baca Juga: Oknum Guru Cabul Mengaku Terpengaruh Film Dewasa
Selain menggelar psikotes dan pembekalan mental ke puluhan guru, pihak sekolah kata dia, juga memasang kamera pengawas atau CCTv di tiap sudut ruang kelas maupun ruang guru di SD maupun SMP.
Pemasangan itu lanjutnya, agar aktivitas antara murid dengan guru bisa terpantau.
Baca Juga: 6 Siswa Perempuan Jadi Korban Oknum Guru Cabul
Sehingga dapat menghindari adanya kejadian yang tak senonoh yang dilakukan oleh oknum guru kepada siswanya.
“Istilahnya agar pengontrolan langsung bisa terpantau,” terang Eri lagi.(gas)
