batampos.co.id – Kampung Tua Belian yang terletak di pusat pemerintahn Kota Batam, menyimpan kisah tersendiri.

Kampung yang dulunya mayoritas didiami para nelayan itu menyimpan cerita tentang sebuah makam keramat yang diperkirakan berumur sekitar 200 tahun.

Makam tersebut diperkirakan memiliki panjang sekitar tiga  meter.

Senin (16/9/2019), batampos.co.id, berkesempatan berbicara dengan salah seorang warga Kampung Tua Belian.

Namanya, Karya. Usianyapun sudah cukup uzur sekitar 74 tahun. Pria asal Bandung, Jawa Barat, itu menceritakan, dirinya pertama kali menginjakkan kaki di Kampung Tua Belian pada 2003 lalu.

Makam yang diperkirakan berusia 200 tahun di Kampung Tua Belian, Batam Kota. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Saat itu kata dia, di Kampung Tua Belian, mayoritas masyarakatnya bekerja sebagai nelayan.

Mengenai pemakaman yang ada di area Kampung Tua Belian, Karya, mengatakan sudah ada sejak dirinya datang.

Ia pun sempat memberitahukan ada satu makam yang dianggap keramat oleh warga sekitar.

“Makam itu katanya seorang kiai yang menyebarkan agama islam di sini,” jelasnya.

Area pemakaman umum di Kampung Tua Belian. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Sayangnya kata Karya, tidak ada nama yang tertulis di makam tersebut. Sehingga saat ini warga hanya mengetahui dengan sebutan makam kiai.

Makam tersebut memang beda dari lainnya. Makam yang diperkirakan memiliki panjang tiga meter itu diberikan atap dan dibuatkan tembok di sekelilingnya.

Kata Karya, makam di Kampung Tua Belian sama dengan pemakaman umum lainnya.

Namun lanjutnya yang dimakamkan di sana mayoritas masyarakat yang menetap di area Kampung Tua Belian.(nto)