Minggu, 12 April 2026

Pengusaha di Batam Hibahkan Lahan untuk Pembangunan Balai Latihan Kerja

Berita Terkait

batampos.co.id – Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) mengucurkan anggaran Rp 17 miliar untuk pembangunan Balai Latih Kerja (BLK) pada 2020 di Kota Batam.

Sebelumnya rencana pembangunan BLK sudah ada sejak 2017 lalu, namun karena terkendala lahan, proyek fisik ini harus tertunda.

”Sudah ada dananya. Kemarin saya sudah ke Jakarta untuk membahas kelanjutan BLK ini,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam, Rudi Sakyakirti, Senin (16/9/2019).

Ia menyebutkan, dalam waktu dekat pihak Kemenaker akan datang ke Batam untuk penandatanganan hibah lahan dari Citramas kepada Kemenaker.

Sebelumnya, beberapa lokasi titik lahan sudah diusulkan untuk BLK namun tidak memenuhi syarat sehingga tidak bisa dilanjutkan.

”Banyak permasalahan terutama legalitas lahan. Kalau yang sekarang ini mereka sudah setuju dan akan dibangun BLK 2020 mendatang,” sebutnya.

Ilustrasi Balai Latihan Kerja.

Anggaran sebesar Rp 17 miliar tersebut akan digunakan untuk membangun kantor dan ruangan workshop atau pelatihan bagi pencaker nantinya.

Selanjutnya akan dianggarkan untuk melengkapi peralatan penunjang pengoperasian BLK.

Dikatakannya, sebelumnya juga BLK direncanakan untuk kemaritiman dan aviasi. Namun, melihat kebutuhan, pembangunan akan difokuskan pada pengembangan sektor shipyard.

”Kalau pem­bangunan lancar 2021 BLK sudah bisa digunakan,” jelasnya.

“Mungkin untuk pelatihan yang digelar Disnaker bisa digelar di sana, sambil menunggu keleng-kapan alat dari Kemenaker,” imbuhnya lagi.

Rudi menyebutkan lahan yang tersedia saat ini sudah siap bangun. Sehingga pemerintah bisa menghemat anggaran untuk pematangan lahan.

Ia berharap pembangunan berjalan dengan baik. Hal ini demi mendukung kemajuan sumber daya manusia (SDM) sesuai dengan kebutuhan Batam.

Disinggung mengenai perkembangan sektor industri, mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Batam ini menuturkan saat ini belum ada pergerakan yang siginifikan. Meskipun ada penerimaan tapi jumlahnya tidak banyak.

”Ya mudah-mudahan ada kemajuan tahun depan. Kalau sekarang masih lesu. Karena angka pencari kerja juga meningkat, khususnya dari luar daerah,” jelasnya.(yui)

Update