batampos.co.id – Kebakaran hutan dan (Karthula) lahan yang terjadi di Kalimantan dan Sumatera telah menimbulkan kabut asap yang besar, salah satunya Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Hampir satu minggu ini kabut asap masih jelas menyelimuti langit Kota Batam terutama pada siang hari.
Namun hal tersebut tidak mempengaruhi aktivitas pelayaran di Pelabuhan Internasional Ferry Batam Centre.

Salah satu karyawan penjualan tiket di Pelabuhan Internasional Batam Centre, Jesy, mengatakan, penjualan tiket tujuan Batam-Singapura masih normal.
“Dalam sehari kita masih memberangkatkan 700-800 penumpang,” kata kepada batampos.co.id, Rabu (18/9/2019).
Menurutnya, meski kabut asap kian tebal, hingga saat ini belum ada penundaan keberangkatan.
Dari pantauan batampos.co.id, sejumlah penumpang kapal Ferry nampak menggenakan masker. Itu dilakukan agar asap tidak langsung terhirup dan masuk ke dalam paru-paru mereka.(nto)
