batampos.co.id – Apa yang ada dalam pikiran Anda ketika mendengar Kampung Tua Belian.
Lokasinya berada di pusat kantor pemerintahan? Yups bener sekali. Tpai tahukah Anda siapa orang yang pertama kali menetap di Kampung Tua tersebut?
Ia adalah Muhammad Nahar. Muhammad Nahar disebut-sebut warga sekitar merupakan orang melayu asli dan bermukim di Kampung Tua Belian.
Muhammad Nahar diketahui telah meninggal dunia sejak 2003 lalu. Makamnyapun berada di dalam kawasan kampung tersebut.
Tidak sulit untuk menemukan makam Muhammad Nahar.

“Makamnya beratap kuning tak jauh dari makam Kiai yang menyebarkan agama islam di sini,” kata Karya, warga Kampung Belian, kepada batampos.co.id, Selasa (17/9/2019).
Kata Karya, almarhum Muhamad Nahar merupakan orang pertama yang tinggal di Kampung Tua Belian bersama saudaranya Jamahat dan Rasiman pada 1995 silam.
Karya menceritakan, dulunya Muhammad Nahar memiliki tanah hampir 20 hektar di kawasan Batam Centre.
Salah satu tanahnya kini sudah berdiri megah kantor pemerintahan Otorita Batam atau yang sekarang dikenal dengan sebutan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

“Perumahan yang ada di seputaran Batam Centre ini dulunya juga milik almarhum Muhammad Nahar, dulu itu Batam Centre masih rawa,” kata dia lagi.
Karya mengaku menetap di Kampung Tua Belian sejak 2003 silam. Selama di Batam, Karya, mengaku bekerja sebagai tukang ojek. Tidak banyak yang bisa disampaikan Karya karena usianya yang sudah 74 tahun.
Namun yang masih sangat tertanam dalam benaknya adalah prilaku masyarkaat melayu.
“Masyarakat melayu sangat baik dan sopan. Itu yang membuat saya betah tinggal di sini sampai sekarang,” tutupnya.(nto)
