batampos.co.id – DPD Partai Golkar Batam serius untuk mengusung kader internal ke kontestasi Pilwako Batam tahun 2020 nanti.

Artinya menurut Ketua DPD Golkar Batam Ruslan M Ali Wasyim, partai kuning ini tidak akan ‘dijual’ atau ‘disewakan’ ke pihak lain.

Dengan demikian, menurut dia, maka pihaknya tidak akan membuka pendaftaran bakal calon wali kota ataupun wakil wali kota seperti partai lainnya.

“Mohon maaf, pada Pilkada 2020 ini partai Golkar tidak akan menyewakan perahunya, tidak akan menjual perahunya karena ini akan dipakai oleh kadernya sendiri,” ujar Ruslan M Ali Wasyim kepada wartawan usai mengembalikan formulir pendafatarn bakal calon Wakil Walikota di DPC PDI Perjuangan Kota Batam, Kamis (19/9/2019).

Ruslan Ali Wasyim (tengah kemeja kuning) mengembalikan formulir pendaftaran sebagai bakal calon wawako pada pilwako 2020 mendatang ke DPC PDI Perjuangan. Foto: Wlliam Seipatiratu/batampos.co.id

Menurut Ruslan, partai Golkar tidak ingin memberikan harapan palsu kepada pihak lain maka nantinya tidak dilakukan penjaringan bakal calon dari luar partai.

Ruslan sendiri mengaku telah memantapkan dirinya untuk ikut Pilwako 2020 nanti. Selain mendaftar ke PDI Perjuangan, ia juga mengaku tengah intens berkomunikasi dengan sejumlah partai politik di kota ini.

Partai Golkar sendiri punya 7 kursi di DPRD Batam hasil Pemilu Legislatif 17 April 2019. Syarat minimal perolehan kursi di DPRD Batam harus 20 persen dari 50 kursi yang ada.

Dengan demikian maka Partai Golkar butuh berkoalisi dengan partai lain untuk memenuhi syarat Undang-Undang Pilkada tersebut.

Ruslan mengklaim dirinya siap untuk diusung baik sebagai walikota maupun wakil walikota tergantung keinginan partai koalisi.

Ia juga mengemukakan bahwasannya untuk Batam yang lebih baik ke depannya dibutuhkan kepala daerah yang mumpuni dengan tagline Anshar-Muhajirin.(spt)