Sabtu, 25 April 2026

Seramnya, Jalan Yos Sudarso Bergelombang dan Berlubang

Berita Terkait

batampos.co.id – Jalan berlubang menjadi salah satu faktor utama sering terjadinya kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara roda dua.

Salah satu kondisi jalan rusak adalah Jalan Yos Sudarso atau sekitar 100 meter sebelum simpang lampu merah Seraya Atas depan Gogo Supermarket Bengkong.

Pantauan Batam Pos, sedikitnya ada tiga titik jalan berlubang dengan diameter 30 sentimeter dengan kedalaman sekitar 5 sentimeter sebelum pertigaan tersebut.

Selain berlubang, permukaan jalan itu juga bergelombang serta terdapat tikungan menurun.

Akibatnya, jalan berlubang dan bergelombang yang terdapat di sisi kanan dan di tengah jalan itu kerap menjadi pemicu kecelakaan.

Hal itu terjadi karena banyaknya pengguna jalan yang tidak mengetahui adanya lubang dan biasanya itu terjadi ketika pengendara sepeda motor berada di belakang mobil yang melintas.

Suhaimi, 45, warga Bengkong, mengatakan, di jalan itu sering terjadi kecelakaan akibat jalan yang bergelombang.

Namun, sampai saat ini belum ada perhatian dari pemerintah meski telah banyak memakan korban.

”Sudah sering kali kecelakaan di sini. Apalagi pas malam hari, kadang hanya mengandalkan lampu dari sepeda motor karena lampu jalan tertutup dahan pohon,” jelasnya.

“Tapi sampai sekarang tidak juga diperbaiki,” ujarnya lagi.

Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Yos Sudarso yang bergelombang, Rabu (18/9/2019). Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Sementara itu, Mustafa, tukang ojek yang mangkal di Simpang Batam Motor Center membenarkan sering terjadi kecelakaan di sana.

Bahkan pada Senin (16/9/2019) lalu, truk kontainer terpaksa membanting stir ke kiri untuk menghindari mobil di depannya yang mengerem mendadak akibat jalan rusak itu.

”Tapi karena jalan menurun dan tidak rata, sopirnya terpaksa membanting stir ke kiri. Kalau tidak, banyak mobil yang ditabrak,” tuturnya.

Selain jalan yang rusak sebelum simpang tersebut, kerusakan jalan juga terdapat di depan Sekolah Pelita Utama dan Indah Industrial Park.

Beberapa pengguna jalan terpaksa harus melaju pelan saat melintas, bahkan ada juga yang nekat memacu laju kendaraannya hingga pengendara tersebut hampir terjatuh.

Beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM SDA) Kota Batam, Yumasnur, mengatakan, jalan tersebut merupakan wewenang Pemerintah Provinsi Kepri.

”Kami sudah sampaikan ke mereka untuk diperbaiki. Tapi kapan mereka akan perbaiki kami belum dapat infonya lagi,” katanya.

Dalam hal ini, ia menyampaikan infrastruktur merupakan salah satu sektor yang sedang gencar dikembangkan oleh Pemko Batam.

Ia mengaku, secara bertahap jalan yang kewenangannya berada di bawah Pemko Batam sedang diperbaiki dan diperlebar.

”Alhamdulilah, sekarang berjalan sesuai harapan. Termasuk soal utilitas yang perlu digeser sering kita komunikasikan dengan pihak terkait,” imbuhnya.(gie)

Update