batampos.co.id – Badan Kependudukan Dan Keluarga Nasional (BKKBN) menggelar kegiatan untuk memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia dengan tema “Meningkatkan Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi Guna Mencapai Indonesia Sehat”.
Kepala Bidang Keluarga Berencana Kesehatan Reproduksi (KBKR) BKKBN Kepri, Zulfikar, mengatakan, pada kegiatan tersebut pihaknya mengelar berbagai pelayanan gratis. Di antaranya pelayanan KB, tes HIV/ AiDS, periksa tekanan darah, kolesterol, kadar gula dan papsmear.
“Di 2019 ini kita ingin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, salah satu kegiatan ini (peringatan hari kotrasepsi sedunia,red),” katanya, Jumat (20/9/2019).
mungkin ada sebelumnya Seperti apakah jantung mitos-mitos yang masih ada di masyarakat yang perlu kita Berikan pemahaman penyuluhan oleh petugas di lapangan bidan maupun dokter” ujarnya.Ia menyampaikan Hari Kontrasepsi Sedunia diperingati setiap tahun sejak 2007 lalu. Tahun ini lanjutnya BKKBN Kepri ingin meningkatkan pelayanan keluarga berencana dan kontrasepsi menuju Indonesia sehat.

“Secara universal tidak banyak masalah, tapi masih ada juga masyarakat yang masih belum mau memakai salah satu kontrasepsi modern,” jelasnya.
Selama ini kata dia, masyarakat masih mempercayai mitos jika mengkonsumsi pil KB dapat menyebabkan penyakit jantung.
“Ini yang perlu diberikan pemahaman dan penyuluhan oleh petugas di lapangan, baik bidan maupun dokter” ujarnya.
Menurutnya, rangkaian kegiatan dilaksanakan mulai Senin (26/8/2019) lalu. Tahun ini lanjutnya BKKBN Kepri melayani 51 pelayanan di Kota Batam.
“Kita mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di 20 titik di Kota Batam,” ujarnya.
Dokter RSUD, Yanuarman SpOG, mengatakan, selama ini pihaknya lebih fokus kepada para ibu. Namun sekarang konsep tersebut berubah.
Pihaknya juga menganjurkan hal yang sama kepada para bapak-bapak. Terutama untuk menggunakan kontrasepsi jangka panjang.
“Sekarang kita lebih ke suami karena selama ini peran suami lebih kecil dan hanya dengan menggunakan kondom,” paparnya.
“KB ini merupakan hal yang penting. Bukan hanya sekedar membatasi jumlah penduduk, tapi sekarang ini dihubungkan dengan kesehatan reproduksi,” jelasnya.
Dalam talkshow juga disampaikan mengenai KB pria yang dilakukan dengan cara vasektomi.
Vasektomi adalah proses operasi pemotongan vas deferens atau saluran berbentuk tabung kecil di dalam skrotum yang membawa sperma dari testikel menuju penis.
Metode KB pria ini dikenal dengan istilah sterilisasi. Serta alat kontrasepsi wanita yang disebut intrauterine device (IUD).
Alat KB metode ini umumnya berbahan dasar plastik dengan bentuk seperti huruf T yang dimasukkan ke dalam rahim.
Selain itu KB wanita juga dapat dilakukan dengan cara implan dan tubektomi. Tahun depan, BKKBN berencana akan mengadakan kegiatan peringatan hari kontrasepsi dunia di Alun alun Engku Putri dan akan mengundang 10 ribu masyarakat Kota Batam.(nto)
