batampos.co.id – Persiapan jelang peresmian pasar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terus dilakukan.

Distributor secara berangsur-angsur memasukkan bahan pokok ke pasar yang menempati eksisting Pasar Grand Niaga Mas, Batam Kota.

Pantauan Batam Pos, sarana pendukung sudah terpasang dari penerangan hingga air. Tak hanya itu, tampilan harga berupa videotron juga sudah terpasang.

Namun videotron belum difungsikan. Pasar tersebut juga dilengkapi spot foto berupa mural tiga dimensi. Puluhan lapak yang berada di pasar tersebut terlihat masih kosong.

“Harusnya tanggal 18 kemarin sudah bisa diisi barang, iya kami masih diangsur sebagian,” kata Vincent, Pedagang Komoditas Gula dan Tepung, Jumat (20/9/2019).

“Tapi sekarang sepertinya sudah mulai diisi semua karena besok sudah peresmian,” jelasnya lagi.

Ia bersama pedagang lainnya belum bisa melayani transaksi. Sebab masih sibuk menata barang dagangan yang belum masuk semuanya.

Para pedagang di pasar TPID sedang menyusun barang datangannya. Hari ini pasar TPID akan diresmikan oleh wali kota Batam, Muhammad Rudi dan beberapa pejabat lainnya. Foto: Cecep Mulyana/batampso.co.id

Kondisi pasar juga tidak terlalu ramai, dikarenakan masih banyak masyarakat yang belum mengetahui.

“Mungkin setelah diresmikan, kehadiran pasar TPID ini bisa ramai lagi. Karena bahan pokok yang dijual harga distributor,” jelas Vincent.

Pedagang lainnya. Sadri, mengatakan, barang dagangannya baru saja masuk. Sehingga belum bisa melayani transaksi jual beli.

Pedagang distributor bawang dan cabai itu mengaku, baru menata barang dagangan untuk persiapan peresmian yang dilakukan hari ini, Sabtu (21/9/2019).

Pasar ini akan diresmikan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi,pejabat dari Kemendag yakni Dirjen Perdagangan Dalam Negeri dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI, Tjahya Widayanti, dijadwalkan hadir Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB).(cr1)