batampos.co.id – Jajaran Satlantas Polresta Barelang bersama dengan instansi terkait akan menyiapkan waktu khusus untuk menindak angkutan umum dan angkutan kota (angkot) yang bandel dan tidak mematuhi peraturan lalu lintas.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol I Putu Bayu Pati, mengatakan, penertiban angkot ini dilakukan karena pihak kepolisian sering mendapat keluhan dari masyarakat.

Terutama kerap terjadinya kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) disebabkan angkot yang tidak mematuhi aturan berlalu lintas.

Selain itu, petugas juga akan melakukan penindakan terhadap sopir kendaraan umum tembak yang selama ini sangat bebas beroperasi di Batam.

”Nanti kita akan khususkan waktu dalam menindak angkutan umum dan kita mencari momen yang pas dalam melakukan penindakan terhadap angkot ini,” katanya.

Putu mengatakan, pihaknya belum bisa memberikan gambaran terkait bagaimana operasi penertiban terhadap angkot tersebut.

Namun yang pasti, pihaknya akan melakukan penindakan yang berbeda dari biasanya yang dilakukan selama ini.

Ilustrasi angkot. Foto: Dokuemntasi batampos.co.id

”Biasanya kalau kita melakukan kegiatan razia angkutan umum dan menilang lima kendaraan, kemudian mereka memberitahu kawan-kawannya yang lain. Maka itu, kita akan khususkan untuk menindak angkutan umum ini,” bebernya.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya sudah sering melakukan penilangan terhadap angkot, termasuk penilangan terhadap angkot yang kerap berhenti sembarangan.

Pasalnya, akibat angkutan umum yang ngetem itu, menjadi penyebab kemacetan di wilayah Seibeduk, Sagulung maupun Batuaji.

”Bila besok masih menemukan mereka ngetem, akan kami berikan sanksi yang lebih tegas lagi,” ujarnya.

“Sejauh ini berikan penilangan dan nanti yang bersangkutan akan disidang di Pengadilan,” tegasnya lagi.

Putu menyebut, untuk mencegah angkot kembali ngetem, pihaknya akan menempatkan petugas di kawasan tersebut.

Anggota yang ada nantinya akan menghalau angkutan umum yang mencoba ngetem sembarangan.

”Petugas akan di-plot di lokasi yang selama ini dikeluhkan warga karena menjadi biang kemacetan,” imbuhnya.(gie)