batampos.co.id – Dua unit rumah di Bengkong Kartini dilalap si jago merah, Minggu (22/9/2019) pagi.

Belum diketahui penyebab terbakarnya dua rumah tersebut. Hingga kemarin, Unit Reskrim Polsek Bengkong masih menyelidiki kasus tersebut dengan mengumpulkan keterangan dari saksi.

Kapolsek Bengkong, AKP Yuhendri Yanuar, mengatakan, kebakaran ini diketahui pertama kali oleh tetangga korban, Sutikno yang melihat api dari depan rumahnya, yakni di rumah Blok A Nomor 11.

Saat itu, ia melihat api sudah membesar dan kemudian langsung memanggil warga sekitar.

“Kejadiannya sekitar jam 09.30 tadi, ada dua unit rumah yang terlihat terbakar,” ujar Yuhendri.

Dijelaskannya, dua unit rumah yang terbakar itu ditempati oleh Irma, 54, yang tinggal di Blok A Nomor 11 dan Irvan Saputra Batubara, 22, yang tinggal di Blok A Nomor 05.

Dimana, pada saat kejadian itu, korban Irma sedang tidak berada di rumah.

Anggota Polsek Bengkong memasang garis polisi di area rumah yang terbakar di kawasan Bengkong Kartini, Minggu (22/9/2019). Foto: AKP Yuhendri Yanuar untuk Batam Pos

“Pada saat terjadi kebakaran itu, ibu Irma ini sedang berada di gereja dan rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong,” jelasnya.

“Belum tahu pasti penyebab terjadinya kebakaran. Karena setiba korban di rumah, api sudah sudah membesar,” kata dia lagi.

Sementara untuk korban, Irvan Saputra Batubara, mengatakan, saat kejadian itu ia tengah tidur di kamar belakang dan mendengar suara serpihan jatuh.

Dari suara tersebut, tidak lama kemudian Irvan mendengar suara Sutikno yang memberitahukan adanya kebakaran.

“Korban masih sempat menyelamatkan dua unit sepeda motor,” paparnya.

“Saat kembali ke rumah, api udah membesar dan membakar rumahnya. Api kita diduga berawal dari rumah ibu Irma yang penyebabnya masih belum diketahui,” jelasnya lagi.

Ia menambahkan, dari kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Sementara untuk total kerugian, ditaksir mencapai Rp 200 juta dari barang peralatan rumah tangga yang tidak bisa diselamatkan.

“Saat ini kita amankan dulu lokasi kejadian dengan memasang garis polisi untuk dilakukan penyelidikan,” imbuhnya.(gie)