batampos.co.id – Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Lembaga Manajemen Infaq (LMI) menggelar gebyar makan ikan bersama 100 anak yatim dan duafa di gedung Pemko Batam, Minggu (22/9/2019) pagi.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Aisumaki atau Anak Indonesia Suka Makan Ikan.
Program yang digelar digelar pada Jumat (20/9) dan Sabtu (21/9) tersebut fokus pada kegiatan pelatihan usaha kuliner yang diikuti 12 orang.
Direktur Utama Laznas LMI, Agung Wijayanto, mengatakan, program tersebut bertujuan untuk memberdayaan kaum duafa agar lebih berdaya guna.
Serta ikut berpartisipasi mendukung program pemerintah dalam menggenjot pariwisata dengan menyediakan tenaga terampil sektor kuliner serta pemenuhan gizi anak-anak yatim dan dhuafa.
”Setelah (yang dilatih) jadi pe-ngusaha, mereka bisa membantu yang lainnya lagi yang juga membutuhkan,” kata dia.

Ia berharap, melalui kegiatan ini, dunia kuliner yang berbahan dasar ikan semakin berkembang.
Sehingga ke depan tujuan sektor ekonomi dan pemenuhan kebutuhan gizi dapat terpenuhi.
”Semoga kita tetap bisa bergandengan tangan. Membangun Indonesia tidak bisa sendiri, saling bersinergi memberikan yang terbaik,” jelasnya.
“Sehingga hasil dari program Aisumaki nantinya juga yang terbaik,” papar dia.
Untuk diketahui, per Mei 2019 tercatat angka kunjungan pariwisata di Kepulauan Riau menempati posisi kedua tertinggi setelah Bali.
LMI memandang capaian ini harus dibarengi dengan kesiapan warganya dalam menyambut wisatawan, salah satunya dengan menggelar kegitan tersebut.
Kepala Biro Kesra Provinsi Kepulauan Riau, Aiyub, mengatakan, kegiatan tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Kepri.
Bahkan beberapa waktu lalu, pihaknya bersama Menteri Perikanan Susi Pudjiastuti menggelar kegiatan serupa di Anambas.
”Kami apreasiasi kegiatan ini dan mendukung penuh. Kepri ini 96 persen adalah lautan, tentu potensi perikanan cukup besar,” kata Aiyub.
Dukungan pada program Aisumaki juga disampaikan Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kota Batam Cicik Kurniawati.
”Masakan ikan ini punya potensi besar untuk menarik minat wisatawan,” bebernya.(iza)
