Kamis, 30 April 2026

Candra Disambut Hangat Warga Belakangpadang

Berita Terkait

batampos.co.id – Rombongan Ketua PWI Kepri, Candra Ibrahim, disambut hangat masya­rakat Belakangpadang kala berkunjung ke Warung Kopi Penawar Rindu Belakangpadang, Minggu (22/9/2019) lalu.

Kunjungan silaturahmi dalam memantapkan niat Candra melaju di Pilwako 2020 itu diterima tokoh masyarakat Belakangpadang, Hermanto.

”Sosok anak Melayu sangat dirindukan (memimpin). Tentunya langkah baik dari Candra Ibrahim ini akan kita dukung bersama untuk memajukan Batam,” ujar Hermanto yang dikenal dengan sapaan Pak Manto.

Selain Manto, Candra dan rombongan juga disambut Ketua PAC Partai NasDem Belakangpadang, Wan Hilda.

Secara kepartaian, Wan dituntut untuk membesarkan partai. Namun secara pribadi, ia mengaku sangat mendukung niat Candra Ibrahim.

“Saya sangat berharap Pak Candra Ibrahim dapat menjadi keluarga besar NasDem untuk bisa mewujudkan niatnya,” ungkap Wan.

Suasana kehangatan di Warung Kopi Ameng, Belakangpadang, Minggu (22/9/2019). Foto: Anto Untuk Batam Pos

Atas sambutan nan positif itu, Candra kian optimis untuk memohon doa restu sebagai ikhtiar untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dan partai-partai dalam mencapai popularitas dan elektabilitas.

“Saya berterima kasih atas sambutan dan dukungan yang luar biasa ini. Saya tak me-nyangka bahwa diterima dengan baik oleh warga Belakangpadang yang ramah dan bersahaja. Saya mohon restu dan dukungan untuk maju sebagai Calon Wali Kota Batam 2020,” tutur Candra.

Tak hanya di Warung Kopi Penawar Rindu, Candra dan rombongan juga menyambangi Warung Kopi Double Peach yang ternama dengan Kopi Ameng.

”Kami dukung Candra jadi wali kota, karena yang muda-muda sudah waktunya memimpin Batam. Apalagi (Candra) memang putra daerah (budak Melayu),” ucap seorang tokoh masyarakat yang disapa Atok.

Candra pun mengamini dan memaparkan visi misinya kalau nanti dipercaya sebagai pemimpin di Batam.

Tak tertinggal, Candra dan rombongan pun dijemput ke rumah Mak Unay, Ratu Pantun Batam pemilik Tata Rias Pengantin Datin.

Belasan pantun diciptakan Mak Unay secara spontan kala ngobrol bersama rombongan. Salah satu pantunnya ditujukan Mak Unay ke Amsakar Acmad Wakil Walikota Batam.(gie)

Update