batampos.co.id – Upacara peringatan hari jadi ke-17 Provinsi Kepulauan Riau di halaman Gedung Daerah Tanjungpinang berlangsung khidmat sekaligus meriah, Selasa (24/9/2019).

Sejumlah tokoh penting terlihat hadir dalam upacara tersebut.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri, Isdianto, dalam amanatnya mengatakan bahwa pembentukan Provinsi Kepri merupakan keinginan seluruh masyarakat Kepri. Tujuan utamanya supaya rentang kendali peme­rintahan lebih pendek dan mudah dijangkau. Tujuan akhirnya, mense­jahterakan masyarakat Kepri hing­ga ke pelosok wilayah terpencil.

Isdianto juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya untuk seluruh komponen masyarakat yang sudah dengan baik menjalankan peran dan fungsinya masing-masing dalam mengisi pembangunan di Kepri selama 17 tahun ini.

“Baik kepada pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pers, pengusaha dan masyarakat secara umum. Terimakash atas partisipasinya, sudah ikut membangun Kepri selama ini,” kata Isdianto.

Beberapa bidang prioritas pem­ba­ngunan Kepri juga telah disusun dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) tahun 2016-2021. Seperti bidang infrastruktur, perhubungan, kelautan dan perikanan, pendidikan, kesehatan, pariwisata, pengentasan kemiskinan, dan lingkungan hidup.

Tidak lupa, dalam kesempatan ini Isdianto juga menyampaikan sepanjang 2018-2019 Provinsi Kepri telah menerima berbagai penghargaan. Di antaranya penghar­gaan sebagai provinsi yang me­nerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK selama 8 kali berturut-turut sejak 2010 sampai dengan 2018.

Penghargaan lainnya adalah dari KemenPAN-RB atas predikat BB atau sangat memuaskan terhadap hasil Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2018. Kemudian penghargaan Dwi Praja Nugraha atau penghargaan tertinggi bagi kepala daerah untuk perhatian dan pembangunan di bidang pendidikan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos
PELAKSANA Tugas (Plt) Gubernur Kepri, Isdianto (tengah), bersama tamu undangan lainnya saat mengikuti upacara HUT ke-17 Provinsi Kepri di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (24/9).

Kemudian penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik dalam pencegahan stunting bersama dokter keluarga dari KemenPAN-RB. Kepri juga meraih top pembina BUMD tahun 2018 kategori penyajian terbaik unggulan se-wilayah Sumatera dari Kemendagri.

Tak hanya itu, Pemprov Kepri juga menerima national procurement award kategori unit kerja pengadaan barang dan jasa (UKPBJ) sebagai pusat keunggulan barang dan jasa dari LKPP. Selain itu, ada Nirwasita Tentra Award 2018 dengan kategori dokumen informasi kinerja pengelolaan lingkungan hidup daerah dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Kemudian Indonesia atractiveness award kategori gold untuk provinsi sedang terbaik sektor infrastruktur tahun 2019 dari Kemenpar.

Kepri juga berhasil menjadi juara III atas pembinaan inovator teknologi tepat guna nasional oleh Kemendes dan PDT. Kemudian, penghargaan Aditya Karya Mahatwa Yodha Award 2018 dari Kemensos untuk kepala daerah yang peduli dengan kemajuan karang taruna.

Saat ini, Kepri juga menjadi provinsi yang telah menyelesaikan tindak lanjut hasil pengawasan (TLHP) predikat baik dari Kemendagri. Juga sebagai provinsi dengan kinerja terbaik VIII dalam pelaksanaan kewaspadaan dini dan respon (SKDR) 2018 dari Kemenkes.
Anugerah predikat kepatuhan tahun 2018 pelayanan publik dari Ombudsman juga diraih Kepri. Lalu, Kepri dinobatkan sebagai provinsi penyalur DAK fisik dan Dana Desa terbaik 2018 oleh Kemenkeu.

“Yang tidak kalah penting, baru saja Pulau Penyengat dinobatkan sebagai Pulau Perdamaian Dunia oleh World Peace Commitee yang beranggotakan 202 negara. Semua ini hasil jerih payah seluruh masyarakat Kepri tanpa terkecuali. Oleh sebab itu, sekali lagi kami ucapkan terimakasih,” kata Isdianto.

Selain sambutan Plt Gubernur Kepri, upacara HUT ke-17 Kepri kemarin juga diisi pembacaan visi dan misi Pemprov Kepri oleh ketua DPRD Kepri sementara, Lis Darmansyah. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sejarah singkat perjalanan Provinsi Kepri oleh Ketua Umum BP3KR Huzrin Hood. Sedangkan pembacaan doa dilakukan oleh Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri, Abdul Razak.

Tampak hadir mantan Gubernur Kepri, Ismeth Abdullah; Mantan Pj. Gubernur Kepri, Agung Maulana; Wakapolda Kepri, Brigjen Yan Fitri Halimansyah; Danrem Brigjen TNI Gabriel Lema; Danlantamal IV, Wakajati Kepri, Danguskamla Armabar, Kepala Zona Kamla, Kabinda Kepri, Kepala Kantor Pertahanan, Danlanud, dan tamu undangan lainnya.

Hadir juga Tengku Husein Damnah dari Zuriat Kerajaan Riau Lingga, anggota DPD teripilih Dharma Setiawan, Bupati Lingga Alias Wello, Ketua DPRD Kabupaten Bintan, dan mantan Wali Kota Batam M Nazief Soesila Dharma.

Hadir juga Aisyah Sani, Ketua PKK Kepri Rosmeri Isdianto, Ketua Dharma Wanita Provinsi Kepri Rismarini Arif Fadillah. Kemudian di kur­si sektor A, AA, dan BB tam­­pak pula barisan para pejuang, para veteran, tokoh-tokoh adat, cerdik pandai, tokoh-tokoh masyarakat Melayu, pengusaha, akademis, pelajar dan berbagai unsur masyarakat lainnya. Semuanya tampak dengan khidmat mengikuti sesi demi sesi upacara HUT ke-17 Kepri. (*)