Kamis, 16 April 2026

Kata Panglima TNI Terkait Adanya Video Bentrok TNI dan Polri

Berita Terkait

batampos.co.id – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto membantah adanya bentrok antara satuan Marinir, TNI AL di mess lumba-lumba Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Menurut dia, memang apabila dilihat dari video yang beredar seolah benar ada bentrokan antar aparat.

Namun, setelah diklarifikasi secara menyeluruh, peristiwa sesungguhnya tidak ada kerusuhan.

“Kejadian di lapangan justru prajurit Marinir mampu menyelesaikan penyelesaian di lapangan, menghalau massa di pukul mundur ke arah Senayan dan Bendungan Hilir,” ujar Hadi di Kemenko Polhukam Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (26/9/2019).

Panglima TNI dan Kapolri Kunjungi Pulau Nipah. Tujuan kedua jenderal bintang empat itu untuk memperkuat pertahanan di pulau terdepan Indonesia. Foto: Galih/batampos.co.id

“Massa tidak boleh masuk wilayah militer,” paparnya lagi.

Sementara itu, terkait adanya tembakan gas air mata ke arah mess lumba-lumba, Hadi menilai itu tindakan wajar.

Mengingat lokasi mess berada di dekat area kerusuhan. Arah berhamburan massa juga berada disekitar komplek mess.

“Adanya tembakan gas air mata yang masuk ke wilayah mess lumba-lumba saya kira jangankan di mess lumba-lumba, di depan Istana Negara saja kalau demo, di kantor saya juga kemasukan gas air mata. Sama dengan yang di mess lumba-lumba,” jelasnya.

Di sisi lain, mantan KSAU itu menegaskan, tidak ada perselisihan antara anggota TNI dan Polri dalam upaya pengamanan unjuk rasa di depan gedung DPR/MPR RI. Aparat militer tetap difungsikan sebagai perbantuan pengamanan.(jpg)

Update