Sabtu, 11 April 2026

Pasar Induk Dibangun Tahun Depan, Teknis Penggusuran Masih Dibahas

Berita Terkait

batampos.co.id – Peme-rintah Kota Batam menunda penertiban pedagang yang ada di lokasi Pasar Induk Jodoh. Ratusan pedagang masih bertahan dan tetap berjualan di lokasi, Sabtu (28/9). Tetapi dipastikan penertiban dilakukan tahun ini karena pembangunan harus mulai dilakukan 2020 mendatang

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam Gustian Riau mengatakan, penertiban ditunda sementara. Tetapi tetap ditargetkan selesai tahun ini. Hal ini untuk menjaga agar anggaran yang sudah disiapkan pusat tidak dihapus.

”Itu juga yang lagi kami kejar. Karena mereka kan sudah siapkan anggaran, jangan sampai tidak jadi tahun depan,” kata Gustian usai meninjau lokasi Pasar Jodoh kemarin.

Menurutnya, kalau perencanaan tidak berjalan sesuai dengan keinginan pusat, sudah pasti pembangunan akan terkendala. Kemungkinan besar pasar induk tidak akan dibangun.

”Kalau tak sesuai rencana pasti kami ada kekhawatiran soal rencana pembangunan. Jadi, hanya ditunda sementara dan akan tetap kita selesaikan tahun ini,” imbuhnya.

Ia menyebutkan, persentase jumlah pedagang yang sudah pindah lebih sedikit. Dimana yang bertahan jauh lebih banyak.

”Itu teknisnya kan ada di tim terpadu. Pedagang yang sudah pindah baru sekita 10 orang. Nah, sisanya ini yang harus perlu usaha yang lebih maksimal lagi,” bebernya.

Ia berharap proses pemindahan ini bisa segera berjalan. Menurutnya pembangunan pasar induk nanti juga mere-ka yang akan tempati.

”Mungkin butuh diskusi lagi bersama pedagang. Agar pembangunan yang sudah direncanakan ini bisa berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, penertiban belum bisa terlaksana karena ada beberapa hal yang perlu dibicarakan.

”Tunda dulu. Tapi yang jelas tetap tahun ini,” singkatnya. (yui)

Update