Jumat, 10 April 2026

Plt Gubernur: Bermainlah untuk Mengukir Prestasi Terbaik

Berita Terkait

batampos.co.id – Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepri, Isdianto, menyambut baik turnamen-turnamen sepakbola yang diselenggarakan masyarakat.

Terlebih di pulau-pulau. Dari turnamen seperti ini, selain mengukir prestasi, juga memperkuat silaturahmi dengan sesama.

“Bermainlah untuk mengukir prestasi terbaik. Tapi jangan karena mengejar prestasi, silaturahmi diabaikan,” kata Isdianto saat membuka Turnamen Temiang Pesisir Cup 2019, di Tajurbiru, Kecamatan Temiang Pesisir, Kabupaten Lingga, Sabtu (28/9/2019) lalu.

“Tersenggol sedikit, tersepak kaki, hal biasa dalam sepakbola. Jangan karena itu langsung kelahi,” kata dia lagi.

Turnamen ini digelar sempena hari jadi Kecamatan Temiang Pesisir yang pertama. Kesemarakan begitu menggelora dalam pesta pembukaan ini.

Selain dipadati penonton, juga ada persembahan tari kolosal anak-anak SD hingga SLTA. Dalam turnamen yang diselenggarakan hingga 29 Oktober ini, ada 64 kesebelasan dari berbagai wilayah di Lingga yang ikut.

Kepada kesebelasan yang ikut, Isdianto berpesan untuk menunjukkan permainan terbaik. Apalagi ini event yang pertama kali. Sportivitas yang tinggi, kata Isdianto harus dijunjung semua tim.

Pelaksana Tugas Gubernur Kepri, Isdianto, menghadiri turnamen sepakbola di Tajur Biru, Kabupaten Lingga, Sabtu (28/9/2019). Foto: Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos

“Nanti akan lahir bibit-bibit tangguh dari turnamen seperti ini,” kata Isdianto.

Dari turnamen di pulau-pulau, kata Isdianto, dirinya selalu merasakan banyak kebanggaan.

Termasuk perputaran ekonomi masyarakat setempat. Ada keuntungan untuk ibu-ibu yang berjualan di sekitar lapangan sepakbola.

Mereka belanja, sehingga roda ekonomi berputar dan bergulir.

Kekompakan masyarakat dalam menyambut turnamen ini, kata Isdianto akan semakin memperkuat silaturahmi.

Tak hanya orangtua, anak-anak juga cukup antusias. Soal ulang tahun, Isdianto pun mengingatkan usia Kepri yang tepat 17 tahun pada 24 September lalu.

Dalam usia ke-17 itu, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Semua pekerjaan rumah kalau diserahkan kepada gubernur atau bupati saja tak akan selesai.

Dengan silaturahim saling bahu membahu insyaallah seberat apapun pekerjaan akan ringan kalau dijinjing bersama-sama.

“Selalu saya katakan bisa kalau bersama. Mari menjadi bagian sapu lidi. Kalau 1.000 diikat akan punya kekuatan dahsyat. Bersama membangun kecamatan yang kita cintai supaya apa yang menjadi impian masyarakat insyaallah pasti akan lebih baik,” katanya.

Dalam pembukaan itu, Isdianto melakukan tendangan bola perdana. Kemudian diikuti Wakil Bupati Lingga M Nizar juga melakukan tendangan bola.

Tampak hadir pada kesempatan itu Kadispora Maifrizon, Karo Ekonomi Pembangunan Heri Andrianto.(wijaya)

Update