batampos.co.id – Proses pesta demokrasi pemilihan Dewan Pengurus Daerah Forum Nias Selatan (Fornisel) Provinsi Kepri berlangsung alot.
Ruang forum Musyawarah Daerah tersebut padat. Para pendukung masing-masing calon nampak antusias mengikuti penghitungan surat suara.
Calonnya dua orang. Alder Kalender Zagoto dan Thomas Yeferson Lature, paslon dari nomor 2. Total keseluruhan 72 surat suara.
Nah, usai penghitungan suara, forum sempat tegang. Total perolehan suara masing-masing calon ternyata sama.
Alder Kalender Zagoto memperoleh 36 suara dan Thomas Yeferson Lature juga 36 suara.
Salah satu peserta sidang sempat meminta untuk penghitungan ulang, mengingat sudah banyak peserta yang pulang dan sedikit menyita waktu.

Namun, panitia pelaksana menyarankan agar dilaksanakan pemilihan ulang.
“Karena perolehan suara sama, pemilihan kita ulang,” ujar pendeta Losanila Wau yang memimpin sidang saat itu.
“Tak ada yang menang dan kalah. Jangan berkecil hati. Tapi yang membuat terpilih salah satu nanti adalah yang pulang. Oleh karena itu jangan berubah suaranya, sesuai hati nurani,” timpal pendeta Mudahari Zai.
Setelah dihitung ulang, total suara sah 60. Hasilnya suara untuk Alder lebih banyak dibandingkan Thomas.
Alder mendapatkan 32 suara, sementara Alder 28 suara.
Ketua DPD Forum Nias Selatan Kepri terpilih, Alder Kalender Zagoto, meminta kepada warga Nias Selatan untuk selalu kompak.
“Mari bersama-sama, bersatu untuk membesarkan organisasi ini,” katanya.
Untuk program kerja, Alder mengaku akan berkoordinasi dengan pengurusnya. Anggota Komisi I DPRD Batam, Utusan Sarumaha mengapresiasi pemilihan yang berjalan secara demokratis tersebut.
“Kita tidak ingin, masyarakat Nias di Kepri terkotak-kotakan dan pesta demokrasi ini sungguh luar biasa,” kata Utusan.
Sejauh ini, masyarakat Nias di Kepri ada sekitar 4 sampai 5 ribuan dan tersebar di 12 kecamatan.
Utusan berharap, koordinasi masyarakat Nias di Kepri dapat berkontribusi kepada pemerintah untuk membangun Batam, Kepri lebih baik ke depan.(rng)
