batampos.co.id – Direktorat Pembangunan Sarana dan Prasarana BP Batam mulai membenahi lokasi sisi bahu Jalan Gajah Mada setelah jembatan Seiladi dari pecahan-pecahan beton saluran parit yang menurun akibat longsor, Senin (30/9/2019).
Pembenahan lokasi ini merupakan salah satu upaya penanganan darurat agar kerusakan tidak semakin melebar.
Itu dilakukan setelah mendapat instruksi dari Kepala BP Batam, Muhammad Rudi yang meninjau kerusakan di sekitar jalan itu, Sabtu (28/9/2019) lalu.
”Ini sembari menunggu proses pekerjaan perbaikan bahu jalan permanen dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), yang saat ini sedang dalam proses revisi anggaran,” kata Direktur Pembangunan Sarana dan Prasarana BP Batam Purnomo Andiantono, kemarin.

Andi menjelaskan, ini merupakan bentuk kerja sama antara Direktorat Pembangunan Sarana dan Prasarana BP Batam dan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam untuk pertama kali sejak dilantiknya Wali Kota Batam sebagai Kepala BP Batam.
“Seusai melakukan pembenahan pada sisi bahu jalan di sekitar Seiladi, insya Allah besok sudah mulai kita timbun dengan bauksit,” sebutnya.
Pejabat pembuat komitmen (PPK) dari Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Jalan Nasional (PJN) Kepri Kementerian PUPR, Rikhi Apriansyah, mengatakan, penanganan kerusakan dari Kementerian PUPR rencananya menggunakan pile slab pada bahu jalan, sehingga bahu jalan yang ada dapat berfungsi dengan baik.
Hingga saat ini, Kementerian PUPR masih menunggu Revisi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dari Kementerian Kuangan untuk tahun 2019.
“Jika tahun ini belum dapat ditangani, maka akan dikerjakan pada tahun depan dengan menggunakan anggaran yang sudah tersedia,” ucap Rikhi.(leo)
