Rabu, 15 April 2026

BP Batam Gelar Bimtek untuk Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat

Berita Terkait

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam mengelar bimbingan teknis (bimtek) guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara cepat dan transparan.

Bimtek dilaksanakan Biro Perencanaan Pengembangan Usaha, Pelayanan dan Pentarifan (PUPP) BP Batam dengan mengangkat tema “Menggali gagasan/ide untuk BP Batam yang lebih melayani” di Marketing Center, Senin (30/9/2019).

Dari rilis yang diberikan kepada batampos.co.id, Kepala Biro PUPP, Asep Lili Holilulloh, mengatakan, salah satu tugas BP Batam selain pengelolaan Kawasan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, juga melayani investor dan masyarakat untuk membangun Batam lebih kompetitif.

Sehingga dapat berkompetisi dalam suatu kawasan bebas. Selain itu BP Batam juga memiliki 12 unit layanan yang langsung melayani publik dari 22 unit yang ada di BP Batam.

“Dalam setiap pelayanan, BP Batam juga memberikan pelayanan kepada seluruh pelaku usaha yang ingin berinvestasi di Batam dengan nyaman, mudah dalam proses dan mudah dalam melakukan bisnis,” ujar Asep.

Asep menambahkan, di samping pelayanan, rencananya tahun ini akan dilakukan kompetisi secara internal yang tidak langsung kepada layanan.

Karyawan BP Batam mengikuti Bimtek yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara cepat dan transparan. Foto: Humas BP Batam untuk batampos.co.id

Tetapi kompetisi dalam bentuk gagasan yang bisa dikembangkan di BP Batam, baik pelayanan publik maupun pengelolaan asset yang dimiliki BP Batam.

Penetapan pemenang rencananya akan diumumkan pada saat Peringatan Hari Bakti BP Batam ke-48.

Pentingnya kompetisi tersebut untuk mendorong penciptaan inovasi, menumbuhkan suasana kompetitif serta menghasilkan inovasi yang berkualitas.

“Tujuan dari bimtek ini secara keseluruhan untuk membangkitkan tanggungjawab terhadap pelayanan, serta dapat mendorong terwujudnya peningkatan kualitas pelayanan dan membentuk karakter pelayanan,” jelasnya.

Ia mengharapkan, kompetisi inovasi dapat menjadi kegiatan rutin setiap tahun. Baik bersifat pengembangan kompetensi maupun kegiatan pada unit-unit kerja.

Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Pengelolaan Sistem Informasi Pelayanan Publik, Kementerian PANRB, Muhamamad Imanuddin, menyampaikan tujuan percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik dalam rangka mencapai pelayanan publik di kelas dunia.

Sehingga hasil yang diterima dapat meningkatkan kepercayaan para penyelenggara pelayanan publik serta perubahan yang dilakukan oleh Pemerintah.

Kata dia, kriteria dalam gagasan inovasi pelayanan publik ada lima. Yakni kebaruan meliputi keunikan gagasan, pendekatan baru dan modifikasi inovasi yang ada.

Efektif yakni capaian nyata dan solutif dan Bermanfaat yaitu menyelesaikan masalah publik. Kemudian dapat ditransfer dalam artian inovasi dapat di replikasi oleh UPP lain dan Berkelanjutan yaitu dukungan keberlangsungan inovasi.(*)

Update