batampos.co.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam berencana akan mengandeng OK OCE, gerakan kewirausahaan dan ekonomi kerakyatan dalam mengembangkan kawasan wisata kuliner Welcome To Batam (WTB).
Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau, mengatakan, saat ini OK OCE sedang fokus pada pengembangan pusat kewirausahaan di tingkat kabupaten/kota berbagai daerah, termasuk Batam.
“Kita akan kerja sama dengan OK OCE di dua tempat,” kata Gustian, Senin (30/9/2019).
Kedua tempat itu lanjutnya, Pasar TPID untuk koperasi sentral batiknya, dan WTB untuk kuliner.
Terkait rencana penataan WTB ini, Gustian akan koordinasi dengan pemilik lahan. Nanti akan dibahas berapa lama lahan tersebut bisa dimanfaatkan untuk wisata kuliner yang dikelola OK OCE bersama Disperindag.
“Komunikasi juga akan kita lakukan dengan pedagang yang ada sekarang,” sebut Gustian.

Termasuk menjelaskan tentang kelayakan makanan dan kebersihan WTB.
“Jangan pembuangan sampah di situ, makanan juga di situ,” ujarnya.
“Image dari luar jadi nampak jorok. Turis mana yang mau ke sana. WTB ini wajah depan kita,” papar Gustian lagi.
Umyati, salah seorang warga Batam Centre mengaku setuju jika kawasan WTB ditata untuk lebih bersih dan rapi.
Diakuinya, penataan kawasan WTB akan menjadi nilai lebih bagi masyarakat Batam, wisatawan, maupun turis asing yang berjunjung ke Batam.
“Setiap kali wisatawan tentu akan ke WTB ini. Kalau ini jorok dan tidak ditata tentu akan membuat penilaian jelek Batam,” katanya.
Hal senada juga diutarakan salah seorang pedagang di WTB. Mereka mengaku sepakat jika kawasan WTB lebih ditata lebih rapi. Sehingga nantinya akan banyak wisatawan lokal dan asing yang berkunjung ke sana.
“Kalau pun ditata untuk lebih baik lagi kita setuju. Yang penting kami disini tetap bisa berusaha,” kata pedagang bakso itu.(rng)
