Sabtu, 18 April 2026

Edy Putra Irawadi Lakukan Ini Selama Memimpin BP Batam

Berita Terkait

batampos.co.id – Mantan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Edy Putra Irawady, cukup puas selama hampir setahun menjabat sebagai orang nomor satu di BP Batam.

Ia mengklaim bahwa tugas-tugas yang diberikan oleh Ketua Dewan Kawasan (DK), Darmin Nasution, seperti memantapkan perizinan BP Batam telah diselesaikan dengan baik.

”Saya sudah sejak lama membangun perizinan berusaha terpadu dengan sistem online single submission (OSS), yang saya sebut Indonesia Batam Single Submission (IBOSS),” kata Edy, Selasa (1/10/2019).

“Mengingat, hal itu merupakan satu dari tiga tugas saya yang dimintakan, untuk melakukan harmonisasi pelayanan perizinan yang dikeluarkan PTSP BP Batam dan DPMPTSP Pemkot Batam, serta instansi terkait lainnya,” kata dia lagi.

Selain itu, untuk mempermudah pelayanan perizinan yang berada di bawah Direktorat Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam, pihaknya sudah membentuk Klinik Berusaha.

Fungsi dari klinik ini adalah menerima konsultasi investasi dan penyelesaian kasus yang berkaitan dengan investasi.

Kepala BP Batam Edy Putra Irawadi (kiri) berbincang dengan Dubes RI untuk Republik Rakyat Tiongkok Djauhari Oratmangun usai melakukan pertemuan, Selasa (6/8/2019). Foto: Cecep Mulyana/batam pos.co.id

Selanjutnya, pihaknya juga membentuk garda pengawal investasi dan blink yang meru-pakan unit mobile investasi.

”Saya juga secara lisan, sudah minta Pak Rudi untuk menginstruksikan jajarannya agar bisa mengintegrasikan layanan perizinan ke IBOSS,” ujarnya.

“Seperti izin lingkungan, IMB (Izin Mendirikan Bangunan), dan perizinan operasi lainnya,” jelasnya lagi.

Kata dia, BP Batam juga sudah meminta dukungan ke DK dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk pengintegrasian pelayanan perizinan dengan sistem OSS.

Dimana pengintegrasian izin melalui OSS ini, sangat penting untuk mendukung kecepatan investasi.

”Alhamdulillah selama semester pertama 2019, investasi PMA meningkat 53 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2018,” jelasnya.

“Dan yang menarik lagi kecepatan investasi di Batam selama Januari-Agustus 2019 mencapai 73 persen dari rencana investasi yang dilakukan investor ke PTSP,” paparnya lagi.(leo)

Update