Jumat, 10 April 2026

Sarana di Mal Pelayanan Publik Kota Batam Banyak yang Rusak

Berita Terkait

batampos.co.id – Wali Kota Batam yang juga Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi bersama Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto menyambangi Mal Pelayanan Publik Batam, Jumat (4/10/2019).

Pada kesempatan ini, Rudi meminta langsung kepada berbagai pihak terkait di MPP Batam untuk melaporkan kondisi pusat layanan tersebut.

Baik gedung maupun sarana lain. Sehingga selanjutnya dapat ditingkatkan dan diperbaiki guna kelancaran layanan.

“Kamu panggil satu-satu. Banyak laporan, gedung bocor, AC lambat dinginnya, WC banyak rusak, lantai hingga eskalatornya juga rusak. Saya minta segera diselesaikan perbaiki,” kata Rudi.

Tidak hanya itu, yang tidak kalah penting untuk segera diatasi yakni internet di MPP yang masih lelet.

Untuk hal ini, ia mengaku telah berkoordinasi langsung dengan Telkom terkait penambahan kabel optik.

Stand BP Batam di Mal Pelayanan Publik (MPP). Kini masyarakat yang ingin mengajukan permohonan dokumen lahan dapat diakses melalui sistem yang bernama Land Management System (LMS) online. Foto: Humas BP Batam untuk batampos.co.id

“Internet katanya lambat, supaya cepat, kabel optik akan ditambah. Saya sudah telepon Telkom tadi,” katanya.

Rudi juga menyoroti sistem antrean di MPP, kini lanjut dia, BP Batam dan Pemko menerapkan sistem antrean masing-masing. Selanjutnya, pihaknya akan memberlalukan sistem antrean bersama.

“Kalau sama nanti, tinggal di arahkan ke konter mana yang akan dituju oleh pengurus. Saya sudah perintahkan Kepala Dinas Kominfo Batam Salim untuk siapkan sistemnya,” terag dia.

Ditanyai perihal apakah ada rencana pengabungan perizinan serumpun, misalnya antara Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Pemko Batam dengan izin lahan di BP Batam, Rudi mengatakan perlu aturan baru untuk mengatur hal tersebut, ia mengatakan pihaknya akan melaksanakan sesuai dengan regulasi yang kini sudah ada.

“Tanpa seperti itu, tak masalah sebenarnya, sistem kan bisa terkoneksi atau terintegrasi, ini mau kami bicarakan, sekarang kan baru antrian akan ke sana nanti. Tidak sulit untuk melakukan ini,” pungkasnya.(iza)

Update