
Seorang pengendara melintas di jalan yang baru dibangun yang menghubungkan Sekupang-Batuaji beberapa waktu lalu. Jalan ini belum resmi dibuka untuk umum tetapi sudah banyak warga yang menggunakannya.
batampos.co.id – Jalan Diponegoro, jalan dua arah yang menghubungkan Batuaji-Sekupang sudah hampir rampung pengerjaannya. Peng-aspalan sudah dilakukan mulai dari Tiban Housing hingga TPU Sei Temiang. Bahkan warga sudah banyak yang menggunakannya meski belum dioperasikan untuk umum.
Anto, warga Batuaji yang bekerja di Batuampar, mengaku dalam seminggu terakhir selalu menggunakan jalan baru yang dibangun Kementerian PUPR tersebut setiap hendak bekerja. Ia masuk dari depan TPU Sei Temiang.
”Jalannya sudah mulus. Tinggal dipanjangin lagi sampai ke Simpang Basecamp. Lagian ini sudah mendesak untuk dibuka untuk umum. Jalan yang sekarang terlalu sempit,” katanya.
Menurut Anto, pihak kontraktor yang mengerjakan jalan tersebut sudah melarang agar jalan baru tersebut jangan dulu digunakan. Itu bisa terlihat dengan tanda larangan masuk dan ranting pohon yang dibuat menjadi palang penghambat pengendara masuk ke arah jalan baru tersebut.
”Memang sudah ada tanda dilarang masuk. Tapi kalau pagi-pagi, ini sangat padat. Ya kita masuk saja,” katanya.
Hal yang sama diungkapkan Rinto, warga Batuaji lainnya yang sudah menggunakan jalan tersebut dalam seminggu terakhir. Ia beralasan, jalan yang ada sekarang terlalu sempit dan hanya dua lajur.
”Kalau hanya jalan yang ada sekarang, itu sangat sempit. Tak bisa cepat kalau mau kerja pagi-pagi. Makanya pakai jalur baru saja meski memang masih dilarang,. Harapannya jalan ini segera dibuka untuk umum meski memang belum sampai ke Simpang Basecamp. Ini sudah mendesak ucapnya,” (azs)
