batampos.co.id – Grands i Hotel sukses mengelar cooking competion yang diikuti 80 peserta dari umum dan profesional.

Kegiatan yang diadakan pada Sabtu (5/10/2019) hingga Minggu (6/10/2019) di halaman belakang Grands i Hotel.

Ketua Panitia Grands i Hotel cooking competion, Chef Uray Nisfu Haryadi, mengatakan, peserta yang mengikuti perlombaan tersebut ada dari kalangan chef profesional perwakilan hotel-hotel ternama di Kota Batam, universitas, dan sekolah yang memiliki jurusan tataboga.

“Ada juga satu peserta yang berasal dari masyarakat umum,” jelasnya kepada batampos.co.id, Minggu (6/10/2019).

Kata dia, perlombaan tersebut dibagi dalam dua kategori. Pertama kelas profesional diperuntukkan untuk para chef yang berasal dari perwakilan hotel-hotel di Kota Batam.

Kelas umum diperuntukan untuk peserta perwakilan Universitas, SMK dan juga masyarakat umum yang bisa dengan leluasa menunjukan bakat memasaknya.

“Kita menggunakan sistem gugur, jadi sekali bertanding ada 11 peserta sekaligus,” jelasnya.

Para peserta Grands i Hotel cooking competion saat memasak makanan dari olahan tempe. Foto: Angga/batampos.co.id

Menurutnya, ada beberapa kriteria penilaian dilakukan. Mulai efesiensi waktu, garnis, rasa dan juga kebersihan.

Chef Uray menjelaskan, para pemenang kompetisi itu tidak hanya mendapatkan hadiah uang tunai saja. Namun juga diberikan sertifikat master chef di Grands i Hotel.

Dalam kegiatan ini, pihak hotel juga menghadirkan langsung Chef Muto yang lebih dikenal dengan sebutan Chef kungfu dari Jakarta.

General Manager Grands i Hotel, Anggelynne, menyampaikan, tujuan kegiatan tersebut adalah mengajak para chef profesional di Kota Batam untuk bisa lebih mengenal satu sama lain.

Serta berbagi ilmu dengan chef lainnya. Sementara untuk chef muda yang saat ini masih sekolah maupun kuliah, diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini lebih percaya diri.

“Kita menghadirkan salah satu chef terbaik Indonesia yang bisa memberikan inspirasi bagi para chef muda dan profesional, untuk lebih semangat mendalami bakatnya di bidang kuliner,” katanya.

Chef Muto melakukan plating menu masakannya saat hadir pada acara Grand I Hotel Cooking Competion. Foto: Angga/batampos.co.id

Kata dia, cooking competition bukan kegiatan yang pertama kali dilakukan oleh Grands i Hotel.

Ke depannya kata dia, akan lebih dikembangkan agar bisa mengasah kreativitas para chef muda yang ada di Kota Batam.

“Supaya para chef muda lebih bisa melestarikan wisata kuliner Indonesia khususnya di Kota Batam,” paparnya.

“Karena bahan-bahan yang kita siapkan pada kompetisi kali ini adalah asli dari Indonesia, seperti babak final kali ini yaitu menggunakan bahan tahu dan tempe,” jelasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri ibu Wali Kota Batam, Marlin Agustina Rudi  dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Batam, Ardiwinata.(gga)