batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam akan melebarkan jalan masuk dan keluar Bandara Hang Nadim.

Adapun total ruas jalan yang akan dilebarkan sekitar 400 meter. Proyek pelebaran jalan tersebut sudah dieksekusi sejak September dan merupakan arahan dari Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

“Proyek ini sudah berjalan sejak September dan direncanakan rampung pada Desember,” kata Direktur Pembangunan Sarana dan Prasarana BP Batam, Purnomo Andiantono, Rabu (9/10/2019).

Adapun ruas jalan yang dilebarkan itu terdiri dari 200 meter sisi jalan raya dari Nongsa dan 200 meter sisi jalan raya dari Nagoya.

“Anggarannya untuk proyek pelebaran jalan kurang lebih mencapai Rp 3 miliar Rupiah. Jika ditotal dengan saluran pelintas, bisa mencapai Rp 7 miliar lebih,” jelasnya.

Setelah jalan dilebarkan, maka sesuai dengan instruksi Kepala BP, maka akan dilanjutkan dengan pembuatan lengan jalan (ramp) agar semakin memperlancar arus lalu lintas di sana.

“Mengingat arahan tersebut baru disampaikan pada peninjauan lapangan Senin (7/10/2019) kemarin, maka belum dianggarkan. Tapi akan diusulkan pada tahun anggaran 2020,” paparnya.

Direktur Pembangunan Sarana dan Prasarana BP Batam, Purnomo Andiantono (tiga dari kanan) dan Kadis Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Yumasnur meninjau ruas Jalan Simpang Bandara yang akan dilebarkan. Foto: Humas BP Batam untuk batampos.co.id

Andi kemudian menjelaskan bahwa rencana penambahan lengan jalan yang dimaksud adalah jalur dari Nongsa ke arah Bandara Hang Nadim dan dari bandara ke arah Nagoya.

“Diharapkan nanti pengendara tidak perlu lagi melewati lampu merah seperti sebelumnya.

Dalam paket pekerjaan pelebaran jalan ini, juga sudah termasuk pembangunan saluran pelintas untuk melayani daerah tangkapan air mulai dari perumahan Bida Asri sampai Bandara Hang Nadim Batam.

Saluran pelintas ini berupa box culvert dengan ukuran tiga kali 2 meter bujur sangkar sebanyak tiga baris dengan panjang 50 meter.

Sebelumnya, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi memberikan arahan agar setelah pelebaran jalan dilanjutkan dengan pembuatan lengan jalan.

Tujuannya untuk memperlancar arus lalu lintas di sekitar bandara.

“Jalan ini yang sering dilalui oleh pengendara roda dua maupun empat, sehingga perlu diperlebar dan dibuat lengan jalan agar tidak melalui traffic light (lampu lalu lintas) sehingga masyarakat semakin nyaman berkendara,” ungkap Rudi.

Sedangkan Pemko Batam akan ikut melaksanakan normalisasi saluran air di bandara untuk menanggulangi banjir dan melancarkan aliran air ke hilir.(leo)