batampos.co.id – Kapolda Kepri Irjen Andap Budhi Revianto memutasi ratusan anggotanya di tingkat polda hingga polsek.
Mutasi ini terbagi dalam tiga surat telegram rahasia (TR). Beberapa personel yang dimutasi yakni Kompol Albert Perwira Sihite sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Nongsa dipindahkan sebagai PS.Kasubbid Paminal Bid Propam Polda Kepri.
AKP R Moch Dwi Ramadhanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Resnarkoba Polres Tanjungpinang dimutasikan dengan jabatan baru sebagai Kapolsek Nongsa.
Kompol Oji Fahroji yang menjabat sebagai Kapolsek Sekupang diangkat dalam jabatan baru sebagai PS.Kasubdit Gakum Ditlantas Polda Kepri.
Jabatan Kapolsek Sekupang digantikan oleh AKP Ulil Rahim yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Belakangangpadang.
Selanjutnya AKP Sulam yang sebelumnya menjabat sebagai PS Kasubbag Rohjasor Bagwatpres RO SDM Polda Kepri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolsek Belakangpadang.
Lalu, AKP Ricky Firmansyah yang menjabat sebagai Kapolsek Batam Kota kini dimutasikan sebagai Pama Polresta Barelang.

Posisi Ricky digantikan oleh AKP Restia Octane Guchy yang sebelumnya menjabat sebagai PS Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Kepri.
Kapolsek Sei Beduk AKP Joko Purnawanto diangkat dalam jabatan baru sebagai Pama Bid Dokes Polda Kepri (dalam rangka berobat), digantikan oleh AKP Daniel Ganjar Kristanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Teluk Bintan.
Selanjutnya Kompol I Putu Bayu Pati yang menjabat sebagai Kasat Lantas Polresta Barelang dimutasikan sebagai Kasubag Renmin Ditreskrimsus Polda Kepri.
Posisinya digantikan AKP Muchlis Nadjar yang sebelumnya menjabat sebagai PS Kapolsek Bintan Timur.
Mutasi jajaran polsek dan Polda Kepri ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Erlangga.
”Iya, benar. Kemarin TR (Telegram Rahasia),” katanya, Selasa (8/10/2019).
Ia mengatakan, mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dilakukan di lingkungan organisasi Polri yang bertujuan untuk menjaga dinamika operasional dan penyegaran proses manajerial organisasi dalam melaksanakan misi untuk mencapai visi yang telah ditetapkan.
Dengan adanya mutasi jabatan maka kontinuitas terhadap pelaksanaan program kerja yang telah dirumuskan akan dapat berjalan secara efektif. Dan terjadi peningkatan kualitas kinerja kesatuan, baik dalam bidang pembinaan maupun operasional. (*)
Sehingga dapat menumbuhkan semangat pengabdian yang tinggi dalam mengukir prestasi pada setiap penugasan yang semata-mata berorientasi kepada kepentingan masyarakat.
”Mutasi ini dalam rangka meningkatkan kemampuan personel,” ucap Erlangga.(ska)
