batampos.co.id – Kebakaran melanda delapan rumah liar (ruli) di kampung Seibinti RT 04/RW 16 Kelurahan Tanjunguncang, Batuaji.

Kejadian tersebut terjadi pada Rabu (9/10/2019) sekira pukul 19.30 WIB. Api diduga dari korsleting arus pendek dari salah satu rumah.

“Waktu itu saya masih berada didalam rumah, seketika warga panik sebab api semakin membesar,” kata RT 04 Kampung Seibinti, Ones, Kamis (10/10/2019).

Ia menjelaskan, api menjalar dengan cepat sehingga tak satupun barang berharga berhasil di selamatkan.

Kata dia, warga berusaha memadamkan api dengan air seadanya.

“Api menjalar dengan cepat, kami pun tak sempat menyelamatkan dokumen dan barang lainnya hangus terbakar,” jelasnya.

Garis polisi terpasang di lokasi kebakaran Ruli di kampung Seibinti RT 04/RW 16 Kelurahan Tanjunguncang, Batuaji. Foto: Azis Maulana/batampos.co.id

Ia bersama warga berharap adanya bantuan dari Pemko Batam. Baik itu dari bantuan secara sukarela maupun diberikan kemudahan dalam pengurusan administrasi dokumen.

“Semoga Pemko bisa mengerti kondisi kami. Dan sangat membutuhkan bantuan,” katanya.

Darmaleni Susanti, seorang ibu rumah tangga yang rumahnya juga habis terbakar mengatakan, saat kebakaran terjadi, dirinya sedang sendirian di rumahnya.

“Saya sedang duduk nonton tv, anak keluar dan suami sedang keluar juga. Mendadak api telah membesar begitu saja dari salah satu rumah,” tuturnya.

Kata dia, delapan unit rumah ludes dilahap api.

“Cuma bawa baju di badan aja lagi,” tutur warga lainnya.

Lurah Tanjunguncang, Anwaruddin, yang ditemui di lokasi kejadian, mengaku baru mendapatkan informasi dari warga tadi malam.

“Saat ini sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) untuk bantuan tenda jika memungkinkan,” sebutnya.

Pihaknya juga akan mencoba membantu warga untuk pengurusan administrasi dokumen yang ludes terbakar.

“Kami akan prioritaskan warga, semoga bantuan segera datang,” jelasnya.(cr1)