batampos.co.id – Badan Usaha Pembangunan (BUP) direncanakan akan mengambil alih pengelolaan Bandara Internasional Hang Nadim dari Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) di Desember 2020.

Direktur BUBU Hang Nadim Suwarso mengatakan hingga kini ada 7 investor yang akan menjadi BUP Hang Nadim.

“Panitia yang dibentuk, sudah harus menunjuk siapa pemenang BUP April 2020. Dan Desember take over dari BUBU ke BUP,” katanya, Sabtu (12/10/2019).

7 investor yang akan masuk menjadi BUP Hang Nadim yakni Angkasa Pura 1, Angkasa Pura 2, Incheon, GFK (India), Jepang, Prancis dan Jerman.

Suwarso menganalisa dari gerakan para investor yang akan membangun Hang Nadim ini, ia menilai bukan satu perusahaan yang masuk.

“Kemungkinan mereka ini akan membentuk konsorsium,” ucapnya.

Berapa nilai investasinya, Suwarso mengaku belum mengetahuinya. Namun yang jelas BUP nantinya akan mengembalikan biaya pembangunan yang selama ini sudah dilakukan BUBU Hang Nadim.

“BUP ada, BUBU tidak bubar. Masih ada,” ucapnya.

Bandara Internasional Hang Nadim. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Ke depan fungsi BUBU hanya sebagai pembuat regulasi, FDS (Fuel Distribution System) dan berbagai urusan kebandaraan udara seperti mengurus landing fee, penempatan pesawat dan wilayah udara.

Sedangkan BUP akan mengurus terminal bandara, mulai dari pengelolaan bangunan, penyewaan gedung maupun ruangan serta juga Passanger Service Charge (PSC).

Walaupun nantinya segala urusan terminal di Hang Nadim dikerjakan BUP, namun mereka akan selalu berkoordinasi dengan BUBU.

“Misalnya mau naikin tarif di terminal, koordinasi dengan kami. Mereka juga memiliki wewenang melakukan pembangunan,” ungkapnya.

Salah satu rencana besar BUP yakni pembangunan terminal II Bandara Internasional Hang Nadim.

“Terminal sudah sepenuhnya diserahkan ke BUP. Yang belum ada kesepakatan itu kargo. Kini BUBU sedang melakukan pembangunan kargo,” ujarnya.

“Kalau diserahkan ke BUP, yah dihitung lagi berapa investasi yang sudah ditanamkan disana,” tuturnya lagi.

Suwarso mengatakan pengambil alihan BUBU Hang Nadim ke BUP, masih menyisakan sedikit persoalan yakni permasalahan SDM (Sumber Daya Manusia) di Bandara Hang Nadim.

“Terkait apa status karyawan BUBU ke depan, masih di bahas. Tapi, kami maunya teman-teman yang masih honor dapat diakomodir menjadi pegawai BUP,” katanya.

“Tapi ada masukan tak semuanya masuk ke BUP, pegawai yang diterima hanyalah yang memiliki lisensi. Terkait itu, masih dibahas oleh teman-teman di kepanitian,” ujarnya lagi.(ska)