batampos.co.id – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terus menggesa penyelesaian sejumlah proyek fisik sehingga bisa selesai hingga batas waktu 30 November mendatang. Meski demikian, ada beberapa proyek yang sudah hampir dipastikan selesai Desember karena lambatnya proses lelang.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Batam Hendri Arulan mengatakan, proyek fisik pembangunan unit sekolah baru (USB) tahun ini ada dua. Pertama SMPN 58 Batam yang berada di Tembesi dan satu lagi SDN 008 Batuaji. Selain itu, ada juga puluhan pembangunan ruang kelas baru (RKB) dan revitalisasi dua bangunan sekolah karena sudah termakan usia. Semua proyek fisik dikerjakan sesuai dengan kontrak yang ada.

“Tidak semua selesai 30 November. Karena kemarin ada keterlambatan lelang jadi berkemungkinan selesai hingga Desember. Yang jelas tetap tahun ini selesainya,” kata dia.

Hendri menyebutkan, pengerjaan revitalisasi sudah rampung, begitu juga dengan RKB. Pengerjaan yang tengah dikejar penyelesaianya adalah bangunan fisik unit sekolah baru. Berbeda dengan tahun lalu yang pengerjaan mengalami keterlambatan, tahun ini diharapkan berjalan sesuai dengan waktu yang sudah disepakati.

“Makanya kami pantau terus. Ini waktunya kan semakin dekat, jangan sampai ada yang molor. Jadi, pengawas terus mengawasi jalannya pengerjaan proyek fisik tersebut.”

Hal yang sama juga dikatakan Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DNMSDA) Batam Yumasnur. Mendekati batas waktu, pengerjaan proyek fisik infrastruktur terus dikebut. Ia menyatakan, kebanyakan proyek tahun ini merupakan lanjutan dari tahun lalu.

“Tahun jamak. Jadi, masih ada pengerjaan lanjutan. Mes-kipun begitu setiap proyek memang ada target penyelesaian,” imbuhnya.

Yumasnur menyebutkan, untuk pencapaian proyek fisik sudah berjalan 70-80 persen. Hingga kini pengerjaan terus dikejar penyelesaiannya.

“Masih ada waktu kurang lebih satu bulan lagi. Jadi yang selesai tahun ini sudah masuk finalisasi, sedangkan tahun jamak akan dilanjut tahun depan seperti Tiban Princess Sekupang,” tutupnya. (yui)