batampos.co.id – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahma-yadi meresmikan pembukaan Begawan Kupie (BK) di Ruko Royal Sincom, Batam Center, Sabtu (12/10).
Purnawirawan jenderal bintang tiga TNI AD ini hadir bersama rombongan OPD Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara.

”Saya berharap Begawan Kupie Batam ini bisa menjadi tempat bersatunya warga Sumut yang ada di Batam, sembari markombur (bincang santai dan bertukar pendapat),” ujar Edy Rahmayadi saat mendemokan kopi khas BK didampingi Danrem Wira Pratama Brigjen Gabriel Lema, Surya Makmur Nasution (SMN), pemilik BK Batam, dan Ketua Umum Ikabsu Batam, Nuterin Sihaloho.

Sementara menurut SMN, sapaan akrabnya Surya Makmur Nasution, Tujuan dibukanya usaha BK yang berkonsep public library ini sebagai jawaban terhadap konsumen pecinta kopi yang merindukan konsep berbeda dari yang ada.

”Konsep Begawan Kupie menggunakan idiom ngobrol pintar (ngopi). Sembari ngopi, pengunjung dapat membaca buku untuk menambah literasi dan wawasan,” ujar SMN.

f. Istimewa
GUBERNUR Sumut Edy Rahmayadi menuangkan kopi didampingi Danrem 033 Wira Pratama Brigjen Gabriel Lema dan Surya Makmur Nasution saat meresmikan Begawan Kupie di Ruko Royal Sincom Batam Centre, Sabtu (12/10/2019).

Malam harinya, lanjut SMN, dilanjutkan resepsi bersama warga dan tokoh masyarakat serta tokoh politik di Kota Batam.

BK Batam menyediakan tempat ngopi dua lantai. Lantai dasar bersifat terbuka, lantai dua tertutup dengan pendingin yang cukup. Di setiap lantai dibuatkan sejumlah foto-foto pemimpin nasional mulai dari Bung Karno hingga Jokowi.

”Khusus lantai dua kami sediakan perpustakaan berisi buku ekonomi, politik, hukum, sejarah, sastra dan agama. Para eksekutif uda dan aktivis mahasiswa sangat cocok ngopi di tempat kami ini,” terang SMN yang disebut-sebut akan maju pada Pilwako Batam.

Sedangkan manajer BK Batam Putra Batubara mengatakan, di akhir bulan ini nanti, 31 Oktober, Dahnil Anzar Simanjuntak akan hadir di BK Batam sebagai narasumber membahas tentang masa depan Batam pasca ex officio.

”BK akan bekerja sama dengan SMN-Akbar & Partner Law Firm,” ujar Putra mengakhiri. (gas)