F. Christian Hartman/Reuters
Peter Handke

batampos.co.id – Olga Tokarczuk dari Polandia dan Peter Handke dari Austria dinobatkan sebagai peraih Nobel Sastra. Masing-masing mendapat hadiah utuh SEK 9 juta atau setara dengan Rp 12,9 miliar. Tokarczuk dinobatkan sebagai pemenang 2018 dan Handke tahun ini.

Pemenang Nobel Sastra tahun lalu tak diumumkan karena Katarina Frostenson, salah seorang anggota Swedish Academy, lembaga pemilih pemenang Nobel, mundur lantaran suaminya tersandung kasus pemerkosaan.

Di antara dua peraih Nobel Sastra itu, Handke menjadi sorotan. Penulis novel 76 tahun tersebut adalah sosok kontroversial. Dia mendukung Serbia dalam Perang Balkan. Dan memberikan pidato penghormatan saat pemakaman mantan pemimpin Serbia Slobodan Milosevic. Padahal, Milosevic dituduh pelaku genosida dan kejahatan perang lainnya.

2014 lalu Handke menyerukan agar Nobel Sastra ditiadakan. Menurutnya, itu hanya membuat pemenang menjalani penobatan palsu dan mendapat perhatian sesaat. Tapi, toh saat ini dia dan Tokarczuk mau menerima penghargaan dan hadiahnya.

Tokarczuk, di pihak lain, adalah sosok yang dinilai sebagai penulis novel paling berbakat di gene-rasinya. Dia dan penerjemah novel Flights karya-nya, Jennifer Croft, mendapat penghargaan Booker International Prize. (sha/c19/dos/*)