batampos.co.id – Perbaikan terowongan Pelita atau underpass Pelita section A dari arah Seipanas menuju Nagoya, telah usai.
Saat ini, perbaikan berlanjut ke jalur section B yakni dari arah Nagoya ke Seipanas.
Namun, meski jalur Seipanas-Nagoya telah selesai, penutupan dan pengalihan jalan masih berlangsung.
Sebab, jalur tersebut kini digunakan untuk pengalihan jalur lalu lintas bagi pengendara dari Nagoya ke Seipanas.
Sementara pengendara dari arah Seipanas-Nagoya, tetap harus memutar melewati Jalan Yos Sudarso.
Pantauan Batam Pos, macet panjang masih terus berlangsung dari arah Simpang Kuda ke Jalan Yos Sudarso.
Kemacetan kerap terjadi pada pagi, siang dan sore hari. Anto, salah satu pengendara kerap menghindari jalur tersebut karena tahu setiap hari pasti macet.
Apalagi, adanya perbaikan jalan membuat jalur tersebut semakin sempit dan rawan macet.
”Kalau pagi, siang saat jam makan dan sore pulang kerja, hindari jalur itu. Bisa lama terjebak macet,” ujarnya.

Menurut dia, yang melintasi jalur tersebut tak hanya kendaraan roda dua dan empat, namun juga truk trailer yang bermuatan kontainer besar.
Jumlah, trailer yang melintas pun cukup banyak.
”Ngeri saja kalau sudah bersebelahan dengan kontainer. Apalagi saat macet. Rasa-rasa nak jatuh kontainer ke kendaraan,” ungkap Anto.
Sementara, Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Dendi Gustinandar, membenarkan jalur section A sudah selesai.
Saat ini, pengerjaan perbaikan underpass berlanjut ke section B.
”Pengalihan dan penutupan jalan tetap seperti biasa. Hanya saja, jalan untuk pengendara dari Nagoya ke Seipanas dialihkan ke jalur section A,” ujar Dendy.
Menurut dia, pengerjaan jalur tersebut diperkirakan berlangsung hingga akhir November.
Perbaikan ini dilakukan untuk mengembalikan kekuatan struktur underpass sesuai de-ngan usia infrastruktur yang sudah direncanakan.
”Harapan kami selesai dengan perkiraan akhir November. Satu jalur pengerjaan 1,5 bulan. Jadi, diharapkan masyarakat bisa bersabar,” pungkas Dendy.
Perbaikan Tahap Kedua Dimulai
Tahap pertama perbaikan Terowongan Pelita akan segera usai. Sekarang, tim dari kontraktor tengah melakukan proses akhir, baru kemudian berlanjut ke tahap selanjutnya.
”Proses injeksi gel sudah selesai. Dengan gel itu, maka dinding di terowongan tidak akan bisa lagi ditembus air sehingga menambah daya tahannya,” kata Kasubdit Pembangunan Jalan, Jembatan dan Transportasi Massal BP Batam, Boy Zasmita, Senin (14/10/2019).
Proses pengecatan juga sudah selesai. Sehingga tahap kedua akan dimulai dalam waktu dekat.
Mengenai tahap kedua ini, kemungkinan akan dimulai menjelang akhir Oktober.
Adapun bagian yang akan diperbaiki nanti adalah bagian jalan yang lalu lintasnya dari Nagoya menuju Seipanas.
Adapun proses perbaikannya sama dengan tahap pertama, yakni injeksi gel yang dalam bahasa teknisnya disebut dengan Hydro Structure Gel Injection. Baru kemudian dilakukan tahap pengecatan.
Prosesnya juga akan memakan waktu kurang lebih satu setengah bulan lamanya.
Proses pemeliharaannya membutuhkan waktu sekitar tiga bulan dengan anggaran bantuan dari APBN mencapai Rp 6,4 miliar.(leo,she)
