batampos.co.id – Badan SAR Nasional mengadakan latihan pertolongan penyelamatan terduga pengungsi luar negeri yang mengalami kecelakaan di Selat Malaka kawasan laut Ulee Lheu Banda Aceh.

Dari rilis yang diterima batampos.co.id, Ketua Satgas Irjen Carlo Tewu, mengatakan, latihan tersebut akan dilaksanakan pada Jumat (18/10/2019) sekitar pukul 08.00 sampai dengan 11.30 WIB.

Kata dia, tim Satgas Penanganan Pengungsi Luar Negeri Kemenko Polhukam telah melakukan pemantauan latihan terpadu yang terlibat.

Deputi V KemenkonPolhukam itu memberikan apresiasi kepada kementerian lembaga terkait dan pemerintah daerah yangg telah melaksanakan latihan untuk mengantisipasi kemungkinan datangnya pengungsi dari luar negeri melalui laut.

Kapal Basarnas KN SAR Kresna. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

Diantaranya terdiri dari satuan kapal Angkatan Laut, BNPA, BMKG Aceh, Satpol Air Provinsi Aceh. KPLP Imigrasi Dinas Sosial Dinas Kesehatan, Bea Cukai dan Basarnas Aceh selaku leading sector.

Ia menjelaskan, dalam Latihan tersebut selain unsur Pemerintah dan Pemerintah Aceh, juga melibatkan unsur Lembaga terkait.

Seperti Tagana Aceh, PMI Aceh beserta lembaga terkait lainnya. Termasuk Panglima Laot Aceh sebagai satuan nelayan tradisional sebagai bentuk kearifan lokal.

Kegiatan itu juga melibatkan sebanyak 70 pelajar terpilih di Aceh yang berperan sebagai korban yang ditolong.

Acara lanjutnya dihadiri oleh Kalakhar Penanganan Pengungsi Luar Negeri mewakili Deputi V Kemenko Polhukam selaku Ketua Satgas, dan didampingi beberapa tim beserta IOM Indonesia dan IOM regional selaku observer.(*)